Mewahnya waktu yang tersedia di masa pandemi, membuat banyak orang semakin kreatif dengan kinerja tangan, salah satunya dari Milan ada jenama Alberta Ferretti. Ia asik mengangkat macramé menjadi bagian dari …
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean adalah seorang penulis yang telah menerbitkan sejumlah buku dan juga seorang jurnalis Mode dan Seni. Ia sudah meliput London Milan Paris Fashion Week sejak tahun 2000. Ia lulus dari Fakultas Seni Rupa Isntitut Seni Indonesia Yogyakarta, Program Studi Desain Komunikasi Visual. Kemudian memulai karir jurnalistik di majalah Femina tahun 1996, lalu berturut-turut menapak naik ke media-media terkemuka nasional seperti majalah Harper’s Bazaar Indonesia, majalah Dewi, majalah SOAP, Harian Media Indonesia, dan majalah Estetika. Dengan segenap perjalanan karirnya, kini ia menjadi Co-Founder dan Editorial Director LUXINA.
Dari kota Milan, jenama Etro menghadirkan sesuatu yang aesthetic, sesuatu yang memancarkan semangat tahun 70an, masa-masa flower-power, psychedelic, puitis, dan ekspresif. Hal ini memang selaras dengan karakter Etro yang selalu …
Kim Jones melanjutkan perjalanan kreatifnya bersama rumah mode Fendi. Ia tampak masih mencari jati diri yang paling tepat untuk Fendi, ini terlihat dari banyaknya aspek yang digali, formula-formula dari Fendi …
Setahun lalu Roberto Cavalli menitahkan Fausto Puglisi untuk menjadi head designer rumah mode yang sangat dikenal dengan animal print dan pakaian-pakaian sexy. Dari waktu kepercayaan yang diberikan tersebut, baru kali …
Lucie dan Luke Meier, duet yang menangani urusan kreatif dari jenama Jil Sander, tampak sudah bosan dengan segala sesuatu yang ‘leyeh-leyeh’, loungewear apa lagi. Saatnya untuk kembali serius menghadapi masa …
Kenapa sih gaun pengantin tidak bisa dipakai sebagai gaya sehari-hari? Aturan dari manakan? Hm, mungkin kendalanya karena terlalu merepotkan untuk dipakai jalan-jalan sore. Tetapi kendala itu sudah tidak begitu memusingkan …

