Malam yang berkesan di sebuah destinasi tak selalu dimulai dari restoran paling ramai atau bar dengan daftar koktail paling panjang. Kadang, pengalaman justru hadir dalam segelas minuman yang menyimpan cerita tentang pasar tradisional, rempah yang akrab di dapur, atau kebiasaan lokal yang diwariskan lintas generasi. Inilah gagasan di balik pembaruan Evenings at Renaissance, program Renaissance Hotels yang mengajak tamu mengenal karakter sebuah tempat melalui ritual minuman, pertemuan kreatif, dan kehidupan komunitas setempat. Diluncurkan dalam Renaissance Day of Discovery 2026 bertema Layers of Discovery, koleksi terbaru ini membawa penjelajahan budaya ke dalam pengalaman malam di hotel-hotel terpilih di Asia Pasifik di luar Tiongkok.

Renaissance Hotels
Untuk mengembangkan koleksi tersebut, Renaissance Hotels menggandeng Demitria “Demi” Dana Paramita, pendiri HATS Bar Jakarta yang dikenal atas kiprahnya di industri bar Asia Tenggara. Sebagai Beverage Rituals Ambassador pertama program ini, Demi meramu bahan-bahan lokal menjadi kreasi kontemporer yang menawarkan perspektif baru tentang cita rasa dan tradisi. Pendekatannya tidak berhenti pada komposisi minuman, tetapi juga memperhatikan cara sebuah sajian dinikmati, dibagikan, dan menjadi pembuka percakapan. Bagi pelancong yang ingin mengenal destinasi lebih dekat, pengalaman semacam ini menawarkan sesuatu yang lebih menarik daripada sekadar memesan koktail di penghujung hari.

Kreasi Demitria “Demi” Dana Paramita
Tiga kreasi menjadi sorotan dalam koleksi tersebut. Blooming Flower menghadirkan pengalaman punch bunga interaktif dengan ritual berbagi jeli sitrus, sementara The Night Market memadukan pandan, kalamansi, dan asam jawa untuk menangkap energi pasar malam dalam sebuah sajian. Ada pula Silk Road, racikan aromatik berbasis teh, saffron, dan rempah yang merujuk pada perjalanan cita rasa lintas budaya. Setiap kreasi memiliki karakter tersendiri, dengan bahan-bahan yang membawa asosiasi pada tempat, aroma, dan tradisi tertentu. Koleksi ini juga mencakup pilihan seperti Tropical Silk, dengan markisa, leci, dan teh, serta Remedy, yang mengambil inspirasi dari resep tradisional penghangat tubuh dan manisan buah racikan sendiri.


Punch
Di Indonesia, dua properti Renaissance di Bali menghadirkan perayaan yang mempertemukan ritual minuman dengan seni, kriya, dan kuliner lokal. Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa menggelar Renaissance Day of Discovery pada 31 Oktober hingga 1 November 2026, dengan penjelajahan bersama Navigator, lokakarya perajin, serta Punch Bowl Masterclass bersama Demi. Ketika malam tiba, tamu dapat menikmati Punch Bowl Ritual, musik langsung, pertunjukan gamelan, dan Pasar Senggol yang menyajikan pilihan kuliner lokal. Pertunjukan “Baraong Show” dari Garuda Wisnu Kencana Cultural Park melengkapi pengalaman tersebut, membawa unsur seni pertunjukan ke dalam suasana malam yang merayakan kekayaan budaya Bali.


Malam Gemintang di Bali
Di sisi lain, Renaissance Bali Nusa Dua Resort menawarkan suasana bertajuk “Malam Gemintang” pada tanggal yang sama. Perayaan ini menghadirkan perajin lokal, lokakarya interaktif, penjelajahan kuliner, serta koktail punch yang terinspirasi dari pasar malam. Pertunjukan budaya dan peragaan busana karya desainer Neli Gunawan serta Yusi Hendrawati menambahkan dimensi mode ke dalam agenda tersebut. Pada 1 November, pengalaman berlanjut melalui sesi khusus Blooming Flower di R Bar. Bagi tamu yang ingin menikmati Bali melalui lebih dari sekadar panorama pantai, perpaduan gastronomi, desain, dan ekspresi budaya ini membuka cara lain untuk memahami kreativitas lokal.

Semangat Renaissance
Semangat serupa hadir di sejumlah destinasi Asia Pasifik. Renaissance Kuala Lumpur Hotel & Convention Centre mengangkat seni dan warisan Malaysia melalui lokakarya sablon bersama seniman Fritilldea, seni manik-manik Peranakan, serta “Malam Lagenda” yang menampilkan pertunjukan lokal dan ritual minuman berbahan pandan serta bubuk ngohiong. Di Renaissance Johor Bahru Hotel, acara “Frame & Reveal” pada 31 Oktober hingga 1 November mempertemukan instalasi seni, pertunjukan kuliner, musik langsung, dan enam stasiun eksplorasi budaya, termasuk peluncuran ritual minuman Full of Red dan Silk Road. Sementara itu, Renaissance Danang Hoi An Resort & Spa mengajak tamu mengenal tradisi agraris dan kriya melalui teknik cetak sutra ramah lingkungan, potret wet-plate, serta ritual Silk Road Punch Bowl. Di Renaissance Goa Baga-Arpora Hotel, warisan Indo-Portugis menjadi inspirasi kegiatan melukis ubin Azulejo, pasar perajin, dan tur jalan kaki menyusuri kawasan Fontainhas.

Oktober dan November di Renaissance Hotel
Dilaksanakan sepanjang Oktober hingga November 2026 di hotel-hotel Renaissance yang berpartisipasi, Renaissance Day of Discovery menempatkan rasa ingin tahu sebagai bagian penting dari perjalanan. Koleksi Evenings at Renaissance akan tetap tersedia setelah perayaan berlangsung, memberi tamu kesempatan untuk menikmati ritual minuman tersebut sebagai bagian dari pengalaman menginap. Pada akhirnya, daya tarik sebuah hotel tidak hanya terletak pada kamar yang nyaman atau fasilitas yang lengkap, tetapi juga pada kemampuannya membuka pintu menuju kehidupan di luar lobi. Lewat racikan Demi Dana Paramita dan kolaborasi dengan komunitas kreatif setempat, Renaissance Hotels menawarkan alasan baru untuk memperlambat langkah, menikmati malam, dan menemukan cerita yang membuat setiap destinasi terasa berbeda.




