Home FashionBeauty & Grooming“KAYF Extrait de Parfum” Memori Petualangan dari Maroko Utara Berupa Wewangian – COPA 25Hours Hotel The Oddbird Jakarta

“KAYF Extrait de Parfum” Memori Petualangan dari Maroko Utara Berupa Wewangian – COPA 25Hours Hotel The Oddbird Jakarta

by Redaksi Luxina
0 comments
Bagikan

Perjalanan yang justru paling lama tinggal di ingatan, seringkali bukan nama kota, bukan foto di depan landmark, melainkan aroma tempat tersebut, bisa jadi sekadar aroma teh mint yang mengepul, asap yang menggantung di udara, kulit jeruk yang baru dikupas, tanah kering, rempah dari dapur, atau perubahan temperatur ketika jalan mulai menanjak. Dari cara melihat perjalanan seperti inilah 1925 Grooming Co. memperkenalkan KAYF Extrait de Parfum, sebuah fragrance yang merekam Maroko Utara bukan sebagai suvenir, melainkan sebagai pengalaman yang diterjemahkan ke dalam aroma, dan diluncurkan ke publik dalam setting gaya Mediterania, di COPA, 25Hours Hotel The Oddbird, Jakarta

KAYF dan rangkaian impresi

Diucapkan “keef”, KAYF lahir dari rangkaian impresi yang dikumpulkan sepanjang perjalanan. Tangier dengan percakapan, teh dan asapnya; Chefchaouen dengan dinding biru, udara yang lebih sejuk dan cahaya yang terasa lebih pelan; hingga jalan menuju Pegunungan Rif ketika lanskap berubah menjadi batu, tanah kering dan vegetasi. Semuanya tidak diperlakukan sebagai daftar destinasi, tetapi sebagai fragmen atmosfer yang perlahan membentuk memori olfaktori. KAYF menjadi semacam jurnal perjalanan yang tidak ditulis dengan kata-kata, melainkan dengan bahan-bahan parfum.

Persembahan 1925 Grooming Co.

Di sinilah pendekatan 1925 Grooming Co. terasa menarik. Didirikan di Indonesia pada 2018, brand ini berangkat dari dunia men’s grooming sebelum berkembang menuju fragrance, scented candles, incense dan berbagai objek yang berkaitan dengan ritual personal. Grooming bagi mereka bukan sekadar urusan penampilan, melainkan ritme sehari-hari yang dilakukan berulang hingga menjadi bagian dari diri. KAYF memperluas gagasan tersebut ke wilayah fragrance yang lebih bebas, mengajak siapa pun yang punya rasa ingin tahu terhadap dunia untuk mengalami parfum bukan hanya lewat istilah notes dan concentration, tetapi lewat memori.

Memori dari Maroko Utara

Maroko Utara memberikan bahan mentah yang kaya. Mint tea, incense, asap dari dapur dan panggangan jalanan, coriander, cumin, orange dan lemon hadir sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Di Pegunungan Rif, karakter tanaman cannabis juga menjadi salah satu impresi penting yang ditangkap secara lebih hijau, resinous, herbaceous dan sedikit pahit, jauh dari interpretasi manis yang sering melekat pada cannabis dalam kultur fragrance. Yang menarik, semua ini tidak diterjemahkan secara literal. KAYF tidak mencoba membuat seseorang merasa sedang berjalan di sebuah pasar Maroko. Ia menangkap apa yang tertinggal setelah perjalanan itu selesai.

Petualangan yang Segar

Komposisinya bergerak seperti perjalanan tersebut. Bukaan KAYF menampilkan bergamot, cannabis dan galbanum, menghasilkan kesan luminous sekaligus green, earthy dan resinous. Perlahan fragrance memasuki heart yang lebih lembut melalui jasmine, lily of the valley dan ambrette, menghadirkan floral clarity dengan nuansa skin-like yang hangat. Pada dry-down, tonka bean, patchouli, sandalwood dan labdanum membawa parfum ke wilayah woody, resinous dan sensual, tetapi tetap mempertahankan kesegaran hijau yang menjadi karakter awalnya.

Cahaya Wangi

Sebagai Extrait de Parfum, KAYF dirancang untuk berkembang secara gradual dan bertahan dekat dengan kulit. Struktur aromanya tidak terburu-buru memperlihatkan seluruh karakternya sekaligus. Bergamot membuka ruang, cannabis dan galbanum memberi tekstur, floral notes memperhalus transisi, kemudian sandalwood, patchouli, tonka bean dan labdanum meninggalkan jejak yang lebih dalam. Ada sensasi bergerak dari cahaya menuju bayangan, dari lanskap terbuka menuju sesuatu yang lebih personal.

Resonansi Kenangan

Nama KAYF sendiri membawa lapisan makna yang menarik. Berbagai bentuk kata yang berkerabat seperti kayf, keyf, kefi, ćejf dan kef muncul dalam sejumlah bahasa dan kultur dengan nuansa yang berbeda, tetapi berkisar pada keadaan batin, kenikmatan, good spirits dan rasa nyaman. Dalam konteks Maroko Utara, kata kif juga memiliki resonansi historis dengan cannabis dan kawasan Rif. Bagi 1925 Grooming Co., tidak ada kebutuhan untuk memaksakan satu terjemahan. Yang penting justru sensasi ketika seseorang benar-benar hadir di dalam sebuah momen dan membiarkan dirinya menikmati apa yang terjadi.

Aroma yang tertinggal dalam memori

Karena itu KAYF terasa lebih luas daripada parfum yang sekadar mengambil inspirasi dari sebuah negara. Ia berbicara kepada traveller, desainer, koki, seniman, fotografer, musisi, penulis, kolektor, atau siapa saja yang terbiasa memperhatikan detail kecil. Bau makanan yang tiba-tiba mengingatkan pada sebuah kota. Cahaya tertentu yang mengembalikan suasana sebuah sore. Percakapan singkat yang entah kenapa bertahan bertahun-tahun. KAYF merayakan jenis memori seperti ini, ketika pengalaman yang tampaknya kecil justru menjadi bagian paling kuat dari sebuah perjalanan.

Memperhatikan detail dalam perjalanan

Andi Iskandar, Co-Founder 1925 Grooming Co., menjelaskan bahwa KAYF berangkat dari cara melakukan perjalanan dengan memperhatikan apa yang terjadi di sepanjang jalan, termasuk hal-hal yang tidak pernah masuk dalam rencana. Gagasan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi cara merekam sensasi melalui fragrance. Dalam perspektif ini, parfum bukan hanya sesuatu yang dipakai, tetapi medium untuk menyimpan pengalaman yang sulit dijelaskan dengan bahasa.

Di antara keberangkatan dan ketibaan

Kekuatan KAYF justru berada pada ruang antara berangkat dan tiba. Ia tidak berusaha menjadikan Maroko sebuah dekorasi eksotis dalam botol, melainkan mengolah perubahan udara, asap, rempah, citrus, tumbuhan, cahaya dan temperatur menjadi komposisi yang bisa dikenakan. Dari Tangier hingga Chefchaouen, dari jalan yang membuka lanskap hingga Pegunungan Rif, perjalanan itu berakhir sebagai sesuatu yang lebih intim: aroma yang tinggal di kulit dan memori.

The High Road to KAYF

KAYF Extrait de Parfum tersedia dalam ukuran 50 mL / 1.7 FL. OZ. melalui 1925 Grooming Co. dan sejumlah stockist terpilih di Jakarta dan Bali. Kisah lengkap mengenai perjalanan yang melahirkan fragrance ini dapat ditemukan melalui The High Road to KAYF dalam The 1925 Dispatch. Sementara itu, perjalanan 1925 Grooming Co. sendiri terus bergerak dari men’s grooming menuju sebuah dunia yang lebih luas, tempat fragrance, material, ritual dan desain bertemu dalam objek-objek yang dirancang untuk tidak sekadar dimiliki, tetapi benar-benar dijalani.


Bagikan

You may also like

UA-98339383-1