Home FeaturesPartnersBrandVictorinox Merayakan Ikon Jakarta ke dalam Desain Swiss Army Knife Jakarta City Scale

Victorinox Merayakan Ikon Jakarta ke dalam Desain Swiss Army Knife Jakarta City Scale

by Wahyu Septiyani
0 comments
Victorinox
Bagikan

Ada banyak cara untuk mengingat sebuah kota. Bisa lewat foto di Bundaran HI, sore hari di Kota Tua, atau pengalaman menonton pertandingan di Gelora Bung Karno. Bagi sebagian orang, tempat-tempat itu juga menyimpan kenangan personal tentang kehidupan di Jakarta.

Victorinox membawa ikon-ikon tersebut ke dalam bentuk yang tak biasa melalui Jakarta City Scale, desain edisi khusus Swiss Army Knife yang menampilkan empat landmark ibu kota: Museum Fatahillah di Kota Tua, Monumen Nasional (Monas), Stadion GBK di Senayan, dan Patung Selamat Datang di Bundaran HI.

Keempat ilustrasi itu hadir pada gagang pisau dengan permainan garis dan warna biru, merah, serta oranye. Tulisan Jakarta di bagian bawah melengkapi desainnya. Sebuah benda yang dikenal karena fungsi praktisnya kini juga membawa gambaran kota yang memiliki tempat tersendiri bagi banyak orang.

Empat Ikon, Empat Cerita Jakarta

Museum Fatahillah membawa kita ke kawasan Kota Tua, tempat bangunan bersejarah masih menjadi bagian dari wajah Jakarta. Monas berdiri sebagai simbol nasional yang mudah dikenali, sementara Stadion GBK lekat dengan pertandingan olahraga, konser, dan berbagai perhelatan besar. Di Bundaran HI, Patung Selamat Datang menyambut orang-orang yang melintasi salah satu kawasan paling sibuk di pusat kota.

Keempat landmark tersebut punya karakter berbeda, sama seperti Jakarta yang terus bergerak di antara sejarah dan kehidupan modern. Ada sisi kota yang menyimpan jejak masa lalu, ada pula ruang yang menjadi tempat berkumpul dan menjalani berbagai aktivitas hari ini.

Pilihan ikon ini membuat Jakarta City Scale terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Landmark yang biasanya terlihat dalam skala besar kini dirangkum dalam ilustrasi kecil pada sebuah pisau saku. Kita mungkin sudah akrab dengan bentuk bangunan dan monumen tersebut, tetapi melihatnya dalam desain yang ringkas memberikan cara baru untuk mengenali kota sendiri.

Ketika Identitas Jakarta Bertemu Karakter Victorinox

Sejak awal, Victorinox dikenal melalui Swiss Army Knife, pisau multifungsi yang menggabungkan sejumlah alat dalam satu desain ringkas. Sejarahnya bermula pada 1884, ketika Karl Elsener mendirikan bengkel pembuatan pisau di Swiss. Produk tersebut kemudian berkembang menjadi bagian penting dari identitas Victorinox, yang kini juga memproduksi pisau dapur dan profesional, jam tangan, serta perlengkapan perjalanan.

Karakter Swiss Army Knife terletak pada kegunaannya. Bentuknya praktis untuk dibawa, dengan berbagai fungsi yang dapat membantu kebutuhan berbeda. Prinsip tersebut membuatnya dikenal sebagai perlengkapan yang menemani aktivitas sehari-hari maupun perjalanan.

Melalui Jakarta City Scale, karakter praktis itu bertemu dengan cerita lokal. Victorinox mengambil produk yang sudah menjadi bagian dari identitasnya, kemudian memberinya desain yang menggambarkan tempat tertentu. Hasilnya adalah Swiss Army Knife yang tidak hanya membawa ciri khas brand asal Swiss, tetapi juga menampilkan empat ikon yang lekat dengan Jakarta.

Pendekatan ini terasa menarik karena hubungan antara produk dan kota hadir lewat detail desain, tanpa mengubah bentuk dasar pisau yang sudah dikenal.

Dari Swiss, Menyusuri Jakarta

Jakarta City Scale diperkenalkan melalui kolaborasi Victorinox Indonesia dan Transjakarta Open Dining. Dalam acara tersebut, para tamu memulai perjalanan di Victorinox Experience Hub di Kota Kasablanka, kemudian menikmati makan siang sambil melewati sejumlah landmark Jakarta menggunakan bus Transjakarta Open Dining. Perjalanan berakhir di pop-up store Victorinox di Plaza Indonesia, tempat mereka dapat melihat koleksi Swiss Army Knife dan Travel Gear.

Rangkaian ini mengajak para tamu melihat hubungan antara desain dan tempat yang menginspirasinya secara langsung. Ikon Jakarta yang tercetak pada pisau bukan lagi sekadar ilustrasi, melainkan bagian dari pengalaman menyusuri kota.

Jakarta City Scale juga menjadi bagian dari inisiatif global Victorinox yang melibatkan 12 negara dan kota terpilih. Setiap desain destinasi membawa ciri khas lokal ke dalam produk pilihan Travel Gear.

Bagi Jakarta, empat landmark tersebut menyimpan cerita yang berbeda, tetapi semuanya ikut membentuk wajah ibu kota. Ketika dirangkum dalam Swiss Army Knife, cerita itu mendapatkan bentuk yang bisa dibawa ke mana-mana.

Sebab, terkadang, kenangan tentang sebuah kota tidak harus hadir dalam benda besar. Ia bisa tersimpan dalam detail kecil yang mengingatkan kita pada tempat yang pernah dikunjungi, jalan yang sering dilewati, atau kota yang selalu punya alasan untuk didatangi kembali.


Bagikan

You may also like

UA-98339383-1