The Baguette Dance, inilah kreatifitas baru Fendi dalam usaha terus mengibarkan kejayaan Baguette Bag yang sudah mencapai lebih dari 3 dekade. Tas ini pertama kali diluncurkan tahun 1997, menjadi hits …
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean adalah seorang penulis yang telah menerbitkan sejumlah buku dan juga seorang jurnalis Mode dan Seni. Ia sudah meliput London Milan Paris Fashion Week sejak tahun 2000. Ia lulus dari Fakultas Seni Rupa Isntitut Seni Indonesia Yogyakarta, Program Studi Desain Komunikasi Visual. Kemudian memulai karir jurnalistik di majalah Femina tahun 1996, lalu berturut-turut menapak naik ke media-media terkemuka nasional seperti majalah Harper’s Bazaar Indonesia, majalah Dewi, majalah SOAP, Harian Media Indonesia, dan majalah Estetika. Dengan segenap perjalanan karirnya, kini ia menjadi Co-Founder dan Editorial Director LUXINA.
Di Desember ini, setelah melalui situasi bumi yang mengerem perputaran industri fashion, Christian Siriano berpikir untuk tak bisa tinggal diam, ia yang tak berencana membuat koleksi pre fall 2021, akhirnya …
Berbulan-bulan ‘working from home’, membuat banyak orang kehilangan kesempatan saling bertemu dan bertatap muka. Lalu belakangan ini, walau kebijakan banyak negara sering berubah-ubah, pertemuan-pertemuan tatap muka dalam peraturan protokol kesehatan …
Keadaan bumi dan gaya hidup kita saat ini membuat Donatella Versace berpikir kembali akan formula glamor over the top pemanja sensualitas selebritas yang selama ini ia kibarkan. Memang kalau kita …
Sepertinya masa-masa romantisme harus dikesampingkan dulu, peduduk bumi sedang serius menghadapi realita. Sehingga gaya berpakaian terbentuk antara ketangguhan, keunikan, dan juga individual. Koleksi terbaru Givenchy untuk fall 2021 mencerminkan realita …
Dengan gaya hidup bumi yang semakin kasual, sangat menarik untuk memperhatikan bagaimana jenama Max Mara yang identik dengan aura formal beradaptasi. Sebenarnya di beberapa fashion season terakhir ini Max Mara …

