Christina Tan, seorang Visual Storyteller, menempuh jarak lebih dari 4000 km untuk bertemu hujan meteor Geminids di Bhutan. Sebuah perjalanan kontemplasi mencari titik terdamai, mencari titik kesempurnaan, mencari-cari apakah teman …
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean adalah seorang penulis yang telah menerbitkan sejumlah buku dan juga seorang jurnalis Mode dan Seni. Ia sudah meliput London Milan Paris Fashion Week sejak tahun 2000. Ia lulus dari Fakultas Seni Rupa Isntitut Seni Indonesia Yogyakarta, Program Studi Desain Komunikasi Visual. Kemudian memulai karir jurnalistik di majalah Femina tahun 1996, lalu berturut-turut menapak naik ke media-media terkemuka nasional seperti majalah Harper’s Bazaar Indonesia, majalah Dewi, majalah SOAP, Harian Media Indonesia, dan majalah Estetika. Dengan segenap perjalanan karirnya, kini ia menjadi Co-Founder dan Editorial Director LUXINA.
- Fashion
Transformasi Tweed ke Ringannya Bulu-Bulu Unggas yang Berterbangan – Matthieu Blazy Chanel Haute Couture Spring Summer 2026
Chanel Haute Couture Spring Summer 2026 hadir sebagai pernyataan yang tenang dalam desain namun bergejolak dengan ekspresi couture yang lebih puitis, lebih emosional, dan semakin dekat imajinasi realita. Matthieu Blazy …
- Fashion
Jonathan Anderson Bermain Haute Couture dan Goodbye Quiet Luxury – Christian Dior HC Spring Summer 2026
Dengan imajinasinya, Jonathan Anderson mengibas Christian Dior Haute Couture SS 2026 beranjak dari ‘quiet luxury’. Debut Jonathan Anderson sebagai Creative Director Haute Couture berlangsung di Musée Rodin, Paris, dan langsung …
- Fashion
Andreas Lim Dari Kota Medan Menghidupkan “Qi” dengan Dialog Couture antara Energi, Sejarah, dan Imajinasi Lunar New year
Dimulai dari rumah bersejarah Tjong Yong Hian (dibangun tahun 1895) beserta taman yang menyelimutinya dengan aura masa lalu, Andreas Lim kembali menorehkan sejarah fashion bagi kota Medan. Ia tampil dengan …
Museum MACAN kembali menegaskan posisinya sebagai simpul penting seni kontemporer Asia Tenggara melalui kemitraan strategis dengan Max Mara dan Collezione Maramotti dalam penyelenggaraan edisi ke 10 Max Mara Art Prize …
- EntertainmentNews
Si “Bukan Pujangga” Base Jam Rayakan 32 Tahun Berkarya Dengan Biografi Karya Penulis Ramzy Has
Lagu hits “Bukan Pujangga” menjadi sebuah karya ikonik yang mampu menggetarkan manisnya nostalgia era 90-an dari Base Jam di peta musik Indonesia. Band ini membuat lirik bagai titah pujangga (tetapi …

