Ada sesuatu yang menarik ketika sebuah kacamata tidak lagi sekadar menjadi pelindung mata, tetapi ikut berbicara tentang siapa yang mengenakannya. Bagi sebagian orang, frame adalah bagian dari personal style. Kini, warna lensanya pun dapat menjadi bagian dari ekspresi tersebut.
Hal inilah yang diperkenalkan melalui kolaborasi Ray-Ban x Transitions, yang menghadirkan Transitions® Color Touch™ ke Indonesia. Teknologi lensa adaptif ini mempertemukan fungsi dengan elemen warna, memungkinkan lensa beradaptasi terhadap perubahan cahaya sekaligus memberikan karakter visual yang lebih personal.
Peluncurannya diperkenalkan melalui Ray-Ban x Transitions Private Launch di Optik Seis Signature, Grand Indonesia West Mall, Jakarta, pada 31 Agustus 2026.
Color, Reimagined

Transitions® Color Touch™ menawarkan lima pilihan warna yang masing-masing membawa karakter berbeda: Ruby, Emerald, Sapphire, Amethyst, dan Amber. Setiap warna tersedia dalam dua efek, Gradient dan Washed, memberikan kemungkinan styling yang lebih luas.
Pilihan tersebut membuat kacamata terasa semakin dekat dengan dunia fashion. Ruby menghadirkan kesan berani, Emerald terasa lebih sophisticated, sementara Sapphire memberikan karakter yang lebih cool dan refined. Amethyst dan Amber menawarkan pendekatan yang lebih ekspresif namun tetap elegan.
Yang menarik, warna bukan hanya hadir sebagai elemen dekoratif. Lensa Transitions dirancang untuk beradaptasi dengan kondisi cahaya, sehingga pengalaman visual dapat berubah mengikuti lingkungan.
Dengan demikian, sebuah kacamata dapat memiliki karakter yang berbeda ketika digunakan di dalam ruangan maupun ketika berada di luar ruangan.
Technology Meets Personal Expression
Pertemuan antara teknologi dan personal style menjadi inti dari kehadiran Transitions® Color Touch™.
Alih-alih melihat teknologi sebagai sesuatu yang tersembunyi di balik sebuah produk, Ray-Ban dan Transitions menjadikannya bagian dari pengalaman pengguna. Perubahan cahaya menjadi bagian dari bagaimana warna dan tampilan kacamata hadir dalam keseharian.
Untuk memberikan pengalaman yang lebih personal, private launch ini juga memperkenalkan Transitions® Color Match™ tool. Melalui pengalaman interaktif tersebut, pengguna dapat mengeksplorasi berbagai pilihan warna lensa dan melihat bagaimana tampilannya dalam kondisi indoor maupun outdoor.
Pendekatan ini membawa konsep personalisation ke level yang lebih visual: bukan hanya memilih frame yang sesuai dengan wajah, tetapi menemukan warna yang terasa paling sesuai dengan karakter dan gaya masing-masing.
Eyewear as an Extension of Style

Selama bertahun-tahun, kacamata telah berkembang dari sekadar kebutuhan fungsional menjadi salah satu aksesori penting dalam fashion. Frame dapat mengubah proporsi wajah, memberikan karakter pada penampilan, bahkan menjadi signature tersendiri.
Kehadiran Transitions® Color Touch™ memperluas kemungkinan tersebut melalui warna.
Di sini, teknologi tidak mengambil alih estetika. Justru sebaliknya, teknologi memberikan ruang baru bagi ekspresi personal. Perubahan cahaya yang biasanya menjadi sesuatu yang harus direspons oleh lensa, kini menjadi bagian dari pengalaman visual yang lebih dinamis.
Ray-Ban x Transitions menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus tampil futuristis. Kadang, inovasi hadir dalam bentuk yang sangat dekat dengan keseharian—sebuah kacamata yang dapat menemani berbagai kondisi cahaya, sekaligus memberikan warna pada cara seseorang menampilkan dirinya.

