Di dunia haute pâtisserie, dessert tak lagi cukup hanya memanjakan lidah; ia juga harus punya karakter. Oktober ini, The St. Regis Jakarta membawa gagasan tersebut ke meja afternoon tea melalui The House of Astor Afternoon Tea, sebuah pertemuan antara imajinasi couture Paris dan seni pastry yang dirancang Executive Pastry Chef Kevin Lee. Di The Drawing Room, tas zamrud dari Pistachio Financier with Orange Blossom, cheesecake bersiluet rok, red velvet berbentuk lipstik, hingga mousse menyerupai sepatu hak tinggi mengubah kudapan manis menjadi objek artistik yang tetap dirancang untuk dinikmati. Tersedia sepanjang Oktober 2026, pengalaman ini memberi ritual minum teh sore perspektif yang lebih ekspresif.

The Drawing Pada Satu Sore
Perayaan ini turut menghadirkan trunk show eksklusif bersama desainer Indonesia Sebastian Gunawan, mengubah The Drawing Room menjadi salon intim yang mempertemukan kreativitas kuliner dan desain. Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, acara tersebut juga melibatkan anggota Abang None Jakarta di runway. Kolaborasi ini memberi ruang bagi talenta kreatif Indonesia untuk tampil dalam suasana hospitality yang elegan, sekaligus memperluas pengalaman afternoon tea melampaui meja bersantap.

The House of Astor Afternoon Tea
Bagi Kevin Lee, pastry dan fashion berbagi fondasi yang sama: kreativitas, keterampilan, dan ketelitian terhadap detail. Filosofi tersebut terasa dalam The House of Astor Afternoon Tea, yang merayakan keindahan tanpa melupakan kenikmatan rasa. Dengan latar The Drawing Room yang refined dan sentuhan khas The St. Regis, pengalaman ini menjadi pilihan bagi pencinta kuliner yang mencari agenda sore berbeda di ibu kota, baik untuk pertemuan santai maupun momen istimewa sepanjang Oktober.

