Di Indonesia, secangkir teh selalu menyimpan kisah yang lebih panjang daripada sekadar aroma yang mengepul. Ia lahir dari lereng-lereng pegunungan yang sejuk, dipetik dengan ketelitian, lalu diproses melalui tradisi yang …
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean
Syahmedi Dean adalah seorang penulis yang telah menerbitkan sejumlah buku dan juga seorang jurnalis Mode dan Seni. Ia sudah meliput London Milan Paris Fashion Week sejak tahun 2000. Ia lulus dari Fakultas Seni Rupa Isntitut Seni Indonesia Yogyakarta, Program Studi Desain Komunikasi Visual. Kemudian memulai karir jurnalistik di majalah Femina tahun 1996, lalu berturut-turut menapak naik ke media-media terkemuka nasional seperti majalah Harper’s Bazaar Indonesia, majalah Dewi, majalah SOAP, Harian Media Indonesia, dan majalah Estetika. Dengan segenap perjalanan karirnya, kini ia menjadi Co-Founder dan Editorial Director LUXINA.
- Editor's PickFashion
“Cloud Dancer” Harapan Yang Menari di Jangkauan Adrian Gan dan One Fine Sky Demi Masa Depan Anak Indonesia
Di dunia mode, tidak semua koleksi lahir hanya untuk melulu hasrat akan estetika. Ada yang bergerak lebih jauh, menjadikan setiap helai kain sebagai medium harapan dan doa. Itulah yang terasa …
- Fashion
Tenun Songket Batak Jabu Bonang dengan Kehalusan Craftsmanship Melangkah ke Kemewahan Eveningwear – Indonesia Fashion Week 2026
Di tengah trend demi trend di semesta fashion, Jabu Bonang memilih berbicara dengan bahasa yang lebih dalam, mengangkat Tenun Songket Batak dan mempertemukannya dengan keelaganan modern luxury. Koleksi ditampilkan pada …
- EntertainmentPeopleProfile
Nathan Winoto Dobrak Ekspektasi Konvensional dengan Genggam Teater Komersial di Broadway New York
Membayangkan New York tanpa riuh gemerlap Times Square dan tirai yang tersingkap di Theater District adalah membayangkan sebuah kota tanpa jiwa. Broadway bukan sekadar distrik pertunjukan; ia adalah episentrum budaya …
- Fashion
Kinerja Tangan Lawan Era Kreatifitas Artifical Intelligence – Sapto Djojokartiko Fall/Winter 2026
Ada pergeseran tersembunyi namun tampak di produk fashion global. Setelah bertahun-tahun memuja quiet luxury yang bersih dan nyaris tanpa ekspresi, industri kini bergerak menuju sesuatu yang jauh lebih emosional: tekstur …
- Art & CultureEvents
Mari Tertawakan Manusia di Pameran “The Monkey Spirit” karya Contemporary Figurative Art Ade Habibie – BK Creative Hub Seminyak, Bali
Barangkali manusia terlalu rumit untuk dilukis sebagai manusia. Mungkin itulah mengapa Ade Habibie memilih kera. Melalui 35 lukisan dalam pameran The Monkey Spirit di Blue Karma (BK) Creative Hub, Seminyak, …
