Penggemar Studio Ghibli kini punya alasan baru untuk memasukkan Singapura ke dalam daftar perjalanan akhir tahun. The Story of Studio Ghibli akan menggelar world premiere di Gardens by the Bay pada 18 Desember 2026, menghadirkan dunia dari film-film Studio Ghibli dalam bentuk instalasi berskala nyata.
Tiket pameran tersebut kini sudah tersedia. Edisi Singapura ini juga menjadi penyelenggaraan terbesar The Story of Studio Ghibli sejauh ini, dengan area pameran hampir 3.500 meter persegi.
Membawa Dunia Studio Ghibli ke Ruang Nyata
Selama lebih dari empat dekade, Studio Ghibli telah menghasilkan film animasi yang bukan hanya dikenal karena kualitas visualnya, tetapi juga karena cerita dan nilai yang mampu menjangkau berbagai generasi. Studio yang didirikan pada 1985 oleh Isao Takahata, Hayao Miyazaki, dan Toshio Suzuki ini telah memproduksi 25 film layar lebar.

Melalui The Story of Studio Ghibli, dunia dalam film-film tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman yang dapat dijelajahi secara langsung. Pameran ini menghadirkan 12 dunia berukuran nyata yang terinspirasi dari sejumlah film ikonis, termasuk Nausicaä of the Valley of the Wind, My Neighbor Totoro, Kiki’s Delivery Service, Princess Mononoke, Spirited Away, Howl’s Moving Castle, dan The Boy and the Heron.
Salah satu daya tariknya adalah kesempatan bagi pengunjung untuk berada lebih dekat dengan elemen-elemen yang selama ini hanya dikenal melalui layar. Pengunjung dapat bertemu dengan Ohmu dari Nausicaä of the Valley of the Wind, berdiri di samping Totoro sambil menunggu Catbus, hingga menyusuri jalanan misterius dalam Spirited Away.
Pameran ini juga menghadirkan replika tiga dimensi rumah pemandian ikonis dari Spirited Away dengan ketinggian delapan meter. Instalasi tersebut menjadi salah satu pengalaman yang untuk pertama kalinya dihadirkan di dunia.
Menjelajahi Kisah Ghibli Lewat Pengalaman Imersif
Konsep The Story of Studio Ghibli dirancang agar pengunjung tidak hanya datang untuk melihat instalasi. Berbagai elemen multimedia interaktif ditempatkan di sepanjang area pameran untuk membuat pengunjung seolah menjadi bagian dari cerita.
Pengalaman tersebut membawa kembali sejumlah dunia yang sudah begitu akrab bagi penggemar Studio Ghibli, tetapi dalam bentuk yang lebih nyata. Hutan mistis dalam Princess Mononoke, misalnya, dihidupkan melalui reka ulang berskala besar, multimedia imersif, dan proyeksi atmosferik.
Pameran ini juga mengajak pengunjung melihat kembali perjalanan 40 tahun berkarya Studio Ghibli. Bukan hanya karya seni dan materi produksi yang menjadi bagian dari pengalaman, tetapi juga gagasan yang berada di balik cerita-cerita tersebut.

Kreativitas, ketangguhan, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi sejumlah tema yang akan dieksplorasi. Pameran ini juga membawa kembali nilai-nilai seperti kebaikan, keberanian, penghormatan terhadap alam, dan harapan yang tetap relevan lintas budaya dan generasi.
Inisiatif edukasi dan kesempatan belajar juga tengah dikembangkan untuk mendorong keterlibatan yang lebih mendalam terhadap tema-tema tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai program ini akan diumumkan menjelang pembukaan pameran.
Sean Lim, CEO M Experience, menggambarkan The Story of Studio Ghibli sebagai pengalaman yang dirancang untuk dirasakan, bukan sekadar dilihat. Melalui 12 adegan imersif yang direka ulang dari film-film ikonis Studio Ghibli, pengunjung diajak masuk ke dalam kisah sekaligus terhubung dengan emosi, nilai, dan imajinasi yang terkandung di dalamnya.
Sementara itu, Singapore Tourism Board menyambut penyelenggaraan world premiere ini sebagai bagian dari rangkaian pengalaman kelas dunia yang semakin memperkaya daya tarik Singapura sebagai destinasi gaya hidup di kawasan.
Tiket Early Bird Sudah Bisa Dibeli
Bagi penggemar Studio Ghibli yang sudah tak sabar ingin menjelajahi dunia animasi ikonis tersebut secara langsung, tiket The Story of Studio Ghibli kini sudah tersedia. Tiket dapat dibeli melalui Klook, yang menjadi mitra penjualan tiket resmi untuk pameran ini di Singapura.
Menariknya, ada penawaran khusus bagi pengunjung yang membeli tiket lebih awal. Selama periode Early Bird yang berlangsung mulai 12 September hingga 17 Desember 2026, setiap pembelian tiket dewasa akan mendapatkan hadiah eksklusif edisi terbatas, selama persediaan masih tersedia.
Pameran akan berlangsung mulai 18 Desember 2026 hingga 4 Juli 2027 di Gardens by the Bay, West Lawn, 18 Marina Gardens Drive, Singapore 018953. Pengunjung dapat menikmati pameran setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 19.00.

Untuk tiket reguler, harga Off-Peak dibanderol mulai dari S$49 untuk dewasa dan S$43 untuk harga khusus, sementara tiket Peak tersedia dengan harga S$55 untuk dewasa dan S$49 untuk harga khusus. Harga khusus berlaku bagi lansia berusia 65 tahun ke atas serta anak-anak berusia 3 hingga 12 tahun.
Sementara itu, warga negara Singapura dan Permanent Residents mendapatkan harga khusus, yaitu S$39 untuk dewasa dan S$29 untuk harga khusus.
Dengan periode pameran yang berlangsung hingga Juli 2027, penggemar memiliki cukup banyak pilihan waktu untuk memasukkan pengalaman ini ke dalam agenda perjalanan ke Singapura. Terlebih, pembelian tiket Early Bird juga menawarkan kesempatan mendapatkan hadiah edisi terbatas sebelum pameran resmi dibuka.
World Premiere untuk Penggemar Studio Ghibli
Diproduksi oleh TSUKURU, INC. dan M Experience dengan dukungan Singapore Tourism Board, The Story of Studio Ghibli menawarkan pendekatan berbeda untuk menikmati karya-karya Studio Ghibli.
Pameran ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana karakter, lingkungan, dan cerita dari film-film Studio Ghibli diterjemahkan ke dalam ruang fisik berskala besar. Dengan 12 dunia berukuran nyata dan luas hampir 3.500 meter persegi, edisi Singapura menjadi penyelenggaraan terbesar The Story of Studio Ghibli hingga saat ini.
Bagi penggemar yang tumbuh bersama Totoro, Spirited Away, Howl’s Moving Castle, hingga karya terbaru The Boy and the Heron, pameran ini menawarkan cara baru untuk kembali memasuki dunia yang selama ini hanya hadir melalui layar.
Kehadiran The Story of Studio Ghibli di Singapura juga menjadi bagian dari perjalanan 40 tahun karya Studio Ghibli yang telah memikat penonton lintas generasi. Studio ini telah menerima berbagai penghargaan internasional, termasuk Academy Award untuk Spirited Away dan The Boy and the Heron, serta Honorary Palme d’Or dari Festival Film Cannes.
Dan kali ini, dunia tersebut bisa dijelajahi secara langsung di Gardens by the Bay, Singapura, mulai 18 Desember 2026.

