Dalam dunia haute horlogerie yang terus bergerak maju dengan inovasi ekstrem dan desain futuristik, hanya sedikit rumah pembuat jam yang berani melangkah mundur — bukan untuk bernostalgia, tetapi untuk menemukan kembali makna sejati dari waktu itu sendiri. Salah satunya adalah Roger Dubuis, yang pada ulang tahunnya yang ke-30, menghadirkan sesuatu yang tak terduga: Hommage La Placide.
Sebuah Penghormatan yang Sangat Pribadi

Hommage La Placide bukan sekadar reissue atau reinterpretasi. Tapi adalah conversation piece — sebuah percakapan antara masa lalu dan masa kini, antara tangan sang pendiri dengan para pengrajin modern yang mewarisi visinya.
Nama La Placide diambil dari julukan masa kecil Roger Dubuis saat menjadi pramuka. “Placide” berarti tenang, lembut, penuh kebijaksanaan — sifat yang terasa ironis jika dibandingkan dengan reputasi modern Maison yang dikenal berani, bahkan flamboyan. Namun di sinilah letak pesonanya: jam ini menampilkan sisi paling manusiawi dari sang maestro.
Warisan dalam Gerakan: Kaliber RD1472

Di balik keindahan luar yang berdiameter 38 mm dengan case pink gold 18 karat, tersembunyi mesin yang menjadi jantung dari kisah ini — Kaliber RD1472. Ia lahir dari kombinasi dua kaliber historis: RD14, mesin otomatis pertama buatan rumah Roger Dubuis (2004), dan RD72, modul Perpetual Calendar yang pertama kali digunakan pada 1999.
Setiap bagian dari RD14 diperiksa dan direstorasi, sementara modul RD72 direkayasa ulang dengan lebih dari 50% komponennya dibuat baru: roda, pegas, pinion — semuanya dirakit secara manual oleh para pengrajin di Geneva. Totalnya ada 307 komponen yang disatukan, masing-masing disempurnakan dengan 15 teknik dekorasi tradisional, dari perlage hingga mirror polishing, menghasilkan tampilan yang tak hanya indah tetapi juga sarat karakter.
Rotor-nya kini dibuat dari pink gold 18K, berputar di atas mesin yang disertifikasi Poinçon de Genève, jaminan tertinggi untuk presisi dan keindahan dalam dunia horologi Swiss.
Biretrograde Calendar: Tanda Tangan Sejati
Roger Dubuis dikenal karena komplikasi yang tidak hanya fungsional tetapi juga teatrikal. Pada Hommage La Placide, hal itu diwujudkan melalui tampilan Biretrograde Calendar, di mana dua jarum penunjuk tanggal bergerak melengkung di sepanjang busur semi-lingkaran — lalu seketika melompat kembali ke titik awalnya. Gerakannya cepat, nyaris seperti napas; ritmis, elegan, dan penuh kehidupan.
Komplikasi ini dipadukan dengan Perpetual Calendar yang menampilkan hari, bulan, tahun kabisat, dan fase bulan — sebuah kombinasi teknis yang jarang ditemui, bahkan di antara pembuat jam kelas dunia.
Dial yang Menceritakan Cerita
Dial Hommage La Placide bukan hanya sekadar kanvas; ia adalah lanskap dengan lima lapisan kedalaman visual:
- Flange dengan lapisan rhodium dan circular brushing,
- Segmen kalender dari mother-of-pearl bertepi hand-bevelled,
- Pelat utama berwarna Leman Blue, penghormatan pada Danau Geneva — tempat Roger Dubuis muda memandangi cahaya pagi sambil bermimpi tentang masa depan,
- Subdials juga dari mother-of-pearl,
- dan lapisan terakhir untuk fase bulan, dengan blue aventurine berkilau dan gold moon 18K yang seolah terapung di langit malam.
Kombinasi ini menciptakan tampilan yang lembut, kompleks, dan sangat khas Roger Dubuis: klasik dengan interpretasi modern.
Klasik dalam Skala yang Tepat
Di era di mana banyak jam tangan kini juga mengecil yang seolah menjadi trend, diameter pada case 38 mm terasa seperti oase, terutama untuk jenama ini yang konsisten mengeluarkan jam tangan berukuran besar — proporsi ideal yang menghadirkan keseimbangan sempurna antara keanggunan klasik dan kehadiran kontemporer.
Dipadukan dengan tali kulit biru yang dapat diganti dan gesper berlogo Roger Dubuis, jam ini berbicara dalam bahasa kehalusan, bukan kehebohan.
Hommage La Placide adalah ekspresi dari introspeksi — sebuah langkah mundur yang justru terasa maju.
Ia menunjukkan bahwa keberanian sejati bukan selalu tentang menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga tentang berani merayakan asal-usul dengan cara yang jujur dan emosional.
The Calm Within the Madness
Di balik semua kegilaan indah dari Hyper Horology, Hommage La Placide berdiri sebagai pengingat akan sisi tenang dari Roger Dubuis — sang Placide kecil yang tumbuh menjadi legenda.
Ia adalah refleksi dari apa yang terjadi ketika tradisi dan modernitas berdansa dalam harmoni, ketika waktu tidak hanya berjalan, tetapi juga berbisik.
Sebuah jam tangan yang tidak berusaha mencuri perhatian, tapi justru menahannya.
Dan bagi mereka yang mengerti, itu adalah bentuk kemewahan tertinggi.


