Nama SaloneSatellite tidak asing dalam dunia interior dan desain. Sebagai salah satu ekshibisi prestisius yang dibuat oleh Salone del Mobile.Milano, SaloneSatellite Permanent Collection Exhibition 1998-2016 kini hadir berkolaborasi dengan Indonesia Design District (IDD) PIK 2 sebagai lokasi utama, menhadirkan karya talenta-talenta muda di bawah umur 35.

Tuan Rumah SaloneSatelite
Pameran furnitur dan desain interior terbesar di dunia, Salone del Mobile.Milano, telah mengkurasi karya untuk pameran dan menampilkan 55 karya dari total 415 karya. “Menjadi tuan rumah SaloneSatellite Permanent Collection merupakan momen penting, tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi Indonesia Design District PIK2 secara keseluruhan,” ujar Ipeng Widjojo, CEO IDD PIK 2, melalui siaran pers. “Kolaborasi ini mencerminkan bentuk pertukaran internasional yang ingin kami bangun, yaitu mempertemukan keunggulan desain global dengan energi kreatif Indonesia, kekayaan keterampilan lokal, serta generasi desainer masa depan.”
Prinsip Koleksi dan Kolaborasi
PIK 2 menjadi pemberhentian pertama dalam tur internasional terbaru Salone del Mobile.Milano. Pameran ini akan diselenggarakan dari 18 September hingga 18 Oktober 2026 di TownHall IDD PIK 2, menjadi sorotan utama dari Indonesian Design Week (IDW). Pemilihan tempat ini signifikan, menjadi penghubung antara Italia dan Indonesia. Italia, dengan warisan desainnya dan Indonesia, dengan ekosistem kreatif yang berkembang — menjadikan kolaborasi ini sebuah momentum penting.

Collective Culture
Dengan tema IDW 2026, “Collective Culture”, pameran ini kembali menjadi perayaan besar yang memadukan kreativitas, budaya, dan kolaborasi di kawasan Pantai Indah Kapuk. Sebagai salah satu agenda internasional paling prestisius, SaloneSatellite Permanent Collection mencerminkan prinsip utama acara ini: Crafted in Collaboration, Curated by Culture, dan Built Through Diversity.
Proses Kreatif Talenta Muda
Dedikasi Marva Griffin Wilshire sebagai pendiri dan kurator sejak 1998 menjadi bagian penting dari pameran ini. Di bawah arahannya, SaloneSatellite membuktikan bahwa wadah yang tepat dapat membantu proses kreatif talenta muda dari awal, menjembatani ide-ide mereka, dan membawa hasil karya mereka ke panggung internasional.

Hubungan Nyata dengan Dunia Industri
“Koleksi permanen ini bukanlah arsip statis, melainkan sebuah lanskap pertemuan yang dinamis antara desainer muda, pelaku industri, material, budaya, dan berbagai peluang yang mendorong lahirnya gagasan serta kolaborasi baru,” ucap Marva Griffin Wilshire dalam siaran pers. “Kehadiran kami di Jakarta sebagai pemberhentian pertama tur internasional ini kembali menegaskan misi SaloneSatellite untuk terus memberi ruang bagi talenta baru, membangun hubungan nyata dengan dunia industri, serta menunjukkan bagaimana sebuah gagasan dapat berkembang menjadi produk, karier, dan budaya.” Wilshire juga akan hadir di pameran Jakarta sebagai ambasador untuk Italian Design Day.
Italia dan Asia Tenggara
Italian Culture Institute di Jakarta mendukung pameran ini, memperkuat pertukaran budaya dengan membangun relasi baru antara sektor desain Italia dan Asia Tenggara. Tata pameran akan dirancang oleh Ricardo Bello Dias dan Hariadna Pinate, menghadirkan sentuhan khas SaloneSatellite di Jakarta. Plank Chair, karya Studio Hendro Hadinata yang dikembangkan bersama brand lokal EVERY Collections, hadir dalam pameran ini sebagai bentuk apresiasi terhadap Jakarta. Tujuan utama kolaborasi antara IDD PIK 2 dan SaloneSatellite adalah memantapkan komitmen untuk masa depan desain melalui talenta, pertukaran budaya, keterlibatan aktif industri, serta membangun komunitas.

