Salah satu jam tangan yang juga memiliki sejarah panjang, pada eksebisi Baselworld 2018 ini mencoba untuk membawa pembaharuan pada salah satu varian yang pernah berjaya, Tudor Black Bay. Dengan nama tambahan GMT di belakang, jam tangan gagah generasi terbaru ini memiliki beberapa fitur baru yang layak diperhitungkan.
Seperti jam tangan Tudor lainnya dari keluarga Black Bay, Black Bay GMT ini memiliki fitur dial yang terinspirasi dari Tudor diver’s di tahun 50’an. Jam ini mengadopsi karakteristik angular yang dikenal oleh para kolektor memiliki ukiran bunga salju pada crown.
Warna dual tone pada bazel, burgundy dan biru dove, merupakan warna baru. Yang mana pada seri Black Bay, biasanya berwarna hitam. Bazel ini memiliki penunjuk waktu 24 jam, yang mana bagian burgundy untuk menunjukan 12 jam di siang hari dan bagian biru 12 jam di malam hari.
Mesin penggerak jarum adalah dengan cara mekanikal movement self-winding yang menggunakan Manufacture Calibre MT5652 dan mampu menyimpan tenaga hingga 70 jam. Manufacture Calibre MT5652 ini telah tersertifikasi sebagai chronometer oleh Swiss Official Chronometer Testing Institute.
Untuk strap, jam tangan ini memiliki tiga pilihan dengan karakter yang berbeda. Strap dengan besi (metal) yang modern, strap kulit yang klasik dan strap kanvas dengan garis pada bagian tengah. Berukuran 41mm dan mampu bertahan hingga 200 meter dibawah permukaan air, jam tangan ini tidak terlihat tebal dan ringan.
Foto dok. Tudor