Paruh awal tahun ini Omega kembali menyala dan berkilau dengan pengembangan desain seri Omega Speedmaster 38 mm. Terdiri dari dua jam tangan, satu terbuat dari gold, dan satu lagi terbuat dari steel. Masing-masing bezel dikawal dengan bubuhan 52 butir berlian, plus satu berlian lagi tertancap megah di puncak crown, lalu pada lempeng dial ada tiga chronograph yang juga dilingkari oleh barisan berlian. Level kemewahan ini memang sudah menjadi bagian dari rencana lahirnya Speedmaster 38mm, dari awal jam ini diciptakan, goal nya memang untuk membuat siapa pun akan menoleh ke pergelangan tangan orang yang memakai Omega Speedmaster 38 mm, menyerap luxury effects yang dipancarkan. Photographic memory kita akan merekam kilau lingkar diamond-paved pada bezel, dan fisik yang polished. Lempeng dial terdiri dari dua pilihan warna, hijau elegan dan coklat glamor. Dial hijau diserap dari jam Omega Moonwatch di MoonshineTM Gold, dan yang dial coklat dari seri Omega De Ville Chocolate. Dua sumber yang semakin memperkuat DNA keluarga OMEGA. Omega Speedmaster 38 mm sendiri pertama kali diluncurkan tahun 2017, yang saat itu melahirkan popularitas seri ‘Cappucino’ berbahan emas 18k SednaTM Gold.





