Di tengah deretan restoran kelas dunia yang berada di Marina Bay Sands, Mott 32 berhasil mencuri perhatian Luxina bukan hanya karena reputasinya sebagai salah satu restoran Chinese fine dining terbaik di dunia, tetapi juga karena kemampuannya menghadirkan pengalaman bersantap yang menyatukan sejarah, budaya, inovasi, dan keberlanjutan dalam satu meja makan.

Terletak di The Shoppes at Marina Bay Sands, restoran ini menjadi salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang ingin menikmati hidangan Tiongkok modern dengan kualitas terbaik. Sejak melangkahkan kaki ke dalam restoran, terasa bahwa Mott 32 bukan sekadar tempat makan, melainkan sebuah pengalaman gastronomi yang dirancang dengan sangat matang.
Berawal dari Hong Kong, Terinspirasi oleh Chinatown New York
Meski lahir di Hong Kong, nama Mott 32 justru berasal dari 32 Mott Street di New York, lokasi berdirinya toko kelontong Tionghoa pertama pada tahun 1891 yang kemudian menjadi cikal bakal berkembangnya kawasan Chinatown di kota tersebut. Filosofi tersebut menjadi simbol perjalanan budaya Tiongkok yang melintasi benua dan generasi.
Cabang Singapura sendiri resmi dibuka pada tahun 2020 di Marina Bay Sands dengan konsep kuliner yang berakar pada masakan Kanton, namun diperkaya sentuhan Beijing dan Sichuan melalui teknik memasak modern tanpa menghilangkan resep-resep klasik yang telah diwariskan selama bertahun-tahun.

Kini, Mott 32 telah hadir di berbagai kota dunia seperti Hong Kong, Las Vegas, Vancouver, Toronto, Dubai, Bangkok, Seoul, Cebu, hingga Singapura, menjadikannya salah satu jaringan restoran Chinese fine dining paling bergengsi secara internasional.
Interior yang Memadukan New York, Hong Kong, dan Singapura
Salah satu daya tarik terbesar Mott 32 adalah desain interiornya yang luar biasa. Dirancang oleh Joyce Wang Studio, restoran ini menggabungkan karakter industrial New York dengan dekorasi klasik Tiongkok, lalu diperkaya elemen flora tropis khas Singapura.
Fasad bergaya shophouse kolonial dipadukan dengan bilah-bilah kayu modern yang membentuk gerbang emas khas Mott 32. Di dalam restoran, terdapat mural singa yang realistis sebagai penghormatan terhadap simbol nasional Singapura, sementara lampu gantung yang dilukis tangan dengan motif dedaunan menggambarkan kontras antara kota metropolitan modern dan alam yang hijau.

Atmosfer tersebut menciptakan ruang yang terasa hangat namun tetap mewah. Elegan tanpa berlebihan, modern namun tetap menghormati akar budaya Tiongkok.
Restoran Peraih Berbagai Penghargaan Dunia
Reputasi Mott 32 tidak dibangun hanya melalui desain dan hidangannya. Restoran ini juga dikenal sebagai salah satu brand restoran Chinese paling banyak menerima penghargaan di dunia.
Beberapa pencapaian terbarunya antara lain masuk dalam Forbes Travel Guide Recommended Restaurant 2025-2026, memperoleh Wine Spectator Best of Award of Excellence, hingga meraih Tripadvisor Travellers’ Choice Best of the Best, yang menempatkannya sebagai salah satu restoran fine dining terbaik di Singapura.
Prestasi tersebut semakin mengukuhkan posisi Mott 32 sebagai destinasi kuliner yang konsisten menghadirkan kualitas kelas dunia.
Sejalan dengan Filosofi Sustainability Marina Bay Sands
Bagi Luxina, salah satu alasan mengapa Mott 32 terasa begitu relevan dengan transformasi Marina Bay Sands adalah kesamaan visi mengenai keberlanjutan.
Restoran ini menempatkan asal-usul bahan baku sebagai prioritas utama. Sebisa mungkin mereka menggunakan bahan organik dan berkelanjutan, bekerja sama langsung dengan para petani untuk memastikan kualitas terbaik sekaligus menjaga praktik pertanian yang bertanggung jawab.
Komitmen tersebut tidak berhenti pada bahan makanan. Selama lebih dari satu dekade, Mott 32 juga mengurangi penggunaan plastik pada kemasan makanan, menggantinya dengan material yang dapat dikomposkan, serta terus berupaya menekan konsumsi energi dan mendorong terciptanya sistem pangan dengan jejak karbon yang lebih rendah.
Filosofi ini selaras dengan komitmen besar Marina Bay Sands yang terus mengintegrasikan sustainability ke dalam pengalaman menginap, hiburan, hingga kuliner.
Harmoni Cita Rasa dalam Setiap Sajian
Makan siang yang dinikmati Luxina berlangsung seperti sebuah perjalanan rasa yang terus berkembang dari satu hidangan ke hidangan berikutnya. Setiap sajian memiliki karakter berbeda, namun tetap terasa harmonis.

Sebagai pembuka, Cold Free-Range Chicken with Szechuan Peppercorns & Chilli Sauce menghadirkan daging ayam kampung yang lembut dengan sensasi pedas dan aroma khas lada Sichuan yang memberikan efek sedikit kebas di lidah. Rasanya ringan namun mampu membangkitkan selera makan sejak suapan pertama.

Berikutnya hadir Japanese Pumpkin with Salted Egg, perpaduan labu Jepang yang manis alami dengan balutan saus kuning telur asin yang gurih dan creamy. Hidangan sederhana ini justru menjadi salah satu kejutan paling menyenangkan karena keseimbangan rasanya yang sangat baik.
Sementara itu, Marinated Jellyfish & Cucumber menawarkan tekstur renyah yang menyegarkan. Irisan mentimun memberikan kontras yang membuat hidangan ini terasa ringan dan bersih di langit-langit mulut.

Babak berikutnya diisi oleh tiga jenis dim sum yang menunjukkan kemampuan teknik dapur Mott 32. Wild Mushroom & Water Chestnut Dumplings menghadirkan cita rasa earthy dengan tekstur renyah dari water chestnut, sedangkan South Australian Scallop, Prawn, Hot & Sour Shanghainese Soup Dumplings menyuguhkan kuah panas yang kaya rasa di dalam kulit dumpling yang tipis.


Yang paling menarik perhatian adalah Signature Crispy Sugar Coated Peking Duck Bun. Kombinasi roti yang renyah dengan lapisan gula tipis berpadu bersama daging bebek yang gurih menciptakan perpaduan rasa manis dan savory yang tidak biasa namun sangat memikat.
Puncak pengalaman makan siang tentu hadir melalui Apple Wood Roasted Peking Duck “Mott 32 Cut”, hidangan ikonik restoran ini. Bebek dipanggang menggunakan kayu apel sehingga menghasilkan aroma asap yang lembut tanpa mendominasi rasa asli daging. Kulitnya tipis dan sangat renyah, sementara bagian dalamnya tetap juicy. Tidak mengherankan apabila hidangan ini menjadi signature dish yang selalu diburu para tamu.

Kemudian hadir Signature Smoked Black Cod, ikan black cod yang dimasak dengan sangat presisi sehingga teksturnya lembut seperti mentega dan diperkaya aroma smoky yang elegan.

Sebagai pelengkap, Wok-Fried Baby Napa Cabbage with Japanese Sakura Shrimps, Honey Beans and XO Sauce menghadirkan keseimbangan rasa gurih, manis, dan umami melalui sayuran segar yang dimasak singkat sehingga tetap renyah.
Sementara Scallops, Prawns & Crispy Rice in Fish Soup menjadi penutup hidangan utama yang terasa menenangkan. Kuah ikan yang kaya rasa dipadukan dengan scallop, udang, dan nasi renyah yang perlahan menyerap kaldu sehingga menghadirkan tekstur yang terus berubah di setiap suapan.
Perjalanan makan siang diakhiri dengan dua hidangan penutup yang menyegarkan. Sweetened Guava Soup with Sago and Pomelo memberikan rasa buah yang ringan dan segar, sedangkan Fresh Mango Glutinous Rice Roll with Coconut menjadi penutup yang lembut dengan aroma mangga matang dan santan yang kaya namun tetap ringan.
Ketika Fine Dining Memiliki Makna yang Lebih Dalam
Banyak restoran mampu menyajikan makanan yang lezat. Namun hanya sedikit yang berhasil menyatukan sejarah, budaya, desain, teknik memasak, pelayanan, dan filosofi keberlanjutan menjadi satu pengalaman yang utuh.
Mott 32 berhasil melakukan semuanya dengan sangat elegan.
Bagi Luxina, restoran ini layak direkomendasikan bukan semata karena hidangannya yang luar biasa, tetapi karena setiap detail memiliki cerita. Dari asal-usul namanya yang berakar pada sejarah Chinatown di New York, interior yang memadukan Timur dan Barat, penggunaan bahan baku berkelanjutan, hingga teknik memasak yang menghormati resep klasik sambil menghadirkan inovasi modern.
Bagi para pencinta fine dining yang berkunjung ke Singapura, khususnya Marina Bay Sands, Mott 32 bukan sekadar tempat untuk makan siang. Restoran ini menawarkan sebuah perjalanan budaya dan kuliner yang membuktikan bahwa tradisi dapat terus hidup, berkembang, dan tetap relevan di masa depan.
Foto cover: doc. Marina Bay Sands.

