Regent Seven Seas Cruises®, lini pelayaran ultra mewah terkemuka di dunia, baru saja mengumumkan sesuatu yang penuh emosi: Farewell Season untuk Seven Seas Navigator®, kapal ikonis yang sejak 1999 menjadi bagian penting dari The World’s Most Luxurious Fleet®. Mulai Agustus hingga Oktober 2026, kapal ini akan berlayar dalam tiga perjalanan perpisahan yang dirancang penuh makna—sebuah penghormatan terakhir untuk dua dekade lebih warisan elegansi, penemuan, dan pelayanan kelas dunia.

Sebuah Perpisahan yang Dirancang dengan Elegan
Tidak sekadar perjalanan laut biasa, Farewell Season akan menghadirkan suasana nostalgia dengan berbagai acara spesial: gala dinner, pelelangan memorabilia kapal, kuis bertema, diskusi panel, hingga penampilan tamu istimewa yang penuh kejutan. Semua itu menjadi cara Regent untuk merayakan legacy Seven Seas Navigator, kapal yang telah memberi pengalaman berlayar tak terlupakan bagi para tamunya di seluruh dunia.

Momen paling emosional Seven Seas Navigator’s Farewell Season akan terjadi pada 2 Oktober 2026, saat pelayaran terakhir yang dipimpin langsung oleh Chief Commercial Officer, Wes D’Silva. Pelayaran ini sekaligus menandai perpisahan dengan sosok legendaris, Ray Solaire, direktur pelayaran yang akan pensiun setelah lebih dari 50 tahun berkarier di laut, termasuk 18 tahun terakhir bersama Regent.
Tribute untuk Ray Solaire, Sang Legenda di Lautan
Nama Ray Solaire bukan sekadar identitas, melainkan ikon di dunia pelayaran. Terkenal dengan karisma, humor, dan dedikasinya, Ray telah menjadi wajah Regent bagi ribuan tamu setia. Perjalanannya dimulai dari Blackpool, Inggris, di mana ia kecil sudah gemar menghibur dengan pertunjukan boneka. Bakatnya kemudian berkembang di panggung, layar, hingga dunia pelayaran setelah menempuh pendidikan vokal dan opera di Brighton Academy of Music.

Sejak pertama kali menjadi direktur pelayaran pada 1975, Ray telah berbagi panggung dengan tokoh besar dunia, dari Count Basie hingga Charlton Heston. Ketika bergabung dengan Regent pada 2007, Ray membawa lebih dari sekadar pengalaman, ia menghadirkan kehangatan dan rasa kebersamaan yang menjadikannya legenda hidup di atas Seven Seas Navigator.
“Lebih dari sekadar kapal, Seven Seas Navigator adalah rumah penuh kenangan dan persahabatan seumur hidup,” ujar Ray dengan penuh haru. “Saya tak bisa membayangkan cara perpisahan yang lebih indah daripada merayakan momen ini bersama tim hebat dan para tamu setia yang telah membuat perjalanan begitu berarti.”
Tiga Pelayaran Spesial: Dari Gastronomi hingga Reuni
Selain pelayaran terakhir bersama Ray, Farewell Season juga akan menghadirkan pengalaman unik lainnya. Pertama, Epicurean Spotlight Voyage, di mana tim kuliner Regent yang dipimpin oleh Bernhard Klotz, Vice President Food & Beverage, akan menyajikan eksplorasi gastronomi tingkat tinggi.

Kedua, Reunion Cruise, sebuah pelayaran penuh reuni dengan kehadiran mantan kru ikonis Regent, termasuk Captain John McNeil, General Manager Davor Josipovic, hingga Mark Conroy, Presiden Pendiri Regent yang memimpin dari 1992 hingga 2013. Kehadiran mereka menambah dimensi emosional, mengingat Conroy adalah tokoh yang berjasa dalam memperluas armada Regent dan menghadirkan Seven Seas Navigator ke dalam keluarga besar The World’s Most Luxurious Fleet®.
Kemewahan yang Abadi di Lautan
Seven Seas Navigator sendiri terakhir kali direnovasi pada 2019, dan hingga kini tetap mempertahankan pesona klasiknya. Dengan kapasitas 496 tamu, 248 suite yang semuanya bernuansa elegan, serta didukung 365 kru berdedikasi, kapal ini menawarkan kenyamanan tanpa kompromi. Dari suite mewah dengan detail marmer Italia dan kristal, hingga restoran ikonis seperti Compass Rose, Prime 7, dan Sette Mari at La Veranda, setiap sudut kapal adalah cerminan gaya hidup ultra luxury.

Tak hanya di atas kapal, pengalaman juga diperluas dengan shore excursions tanpa batas di berbagai destinasi Eropa, menghadirkan budaya, sejarah, dan keindahan alam secara mendalam. Semua perjalanan dilengkapi layanan all-inclusive: kuliner kelas dunia, minuman premium, Wi-Fi tanpa batas, hingga valet laundry—semua sudah termasuk dalam harga perjalanan.
Momen Terakhir yang Layak Dirayakan
Dengan kombinasi antara nostalgia, penghormatan, dan kemewahan, Farewell Season ini bukan hanya sekadar perpisahan. Ia adalah selebrasi dari sebuah kapal yang telah menjadi bagian dari sejarah pelayaran mewah dunia. Bagi para tamu yang ingin merasakan pengalaman terakhir berlayar bersama Seven Seas Navigator, tahun 2026 akan menjadi kesempatan sekali seumur hidup.

Seperti kata Jason Montague, Chief Luxury Officer Regent Seven Seas Cruises: “Dari pelayaran perdana di tahun 1999, Seven Seas Navigator selalu mewakili kemewahan abadi dan pelayanan personal yang mendefinisikan Regent. Perayaan ini bukan hanya tentang kapal, tetapi juga tentang manusia—seperti Ray Solaire—yang membuat pengalaman itu begitu berkesan.”


