Luxina, TAG Heuer kembali menegaskan hubungan panjangnya dengan dunia pelayaran melalui peluncuran Carrera Chronograph Seafarer, sebuah arloji yang merangkum sejarah maritim, inovasi mekanikal, dan estetika luxury modern dalam satu wujud yang solid. Jam tangan ini diluncurkan pada LVMH Watch Week 2026 di Milan, dan menjadi interpretasi kontemporer dari Heuer Seafarer legendaris yang pertama kali hadir pada 1949. Dan sekaligus membuktikan konsistensi, TAG Heuer juga menguasai lautan, selain di arena sirkuti balap.
Seafarer bukan sekadar penamaan nostalgik. Model orisinalnya dirancang sebagai alat navigasi mekanis bagi para pelaut, lengkap dengan indikator pasang surut laut—fungsi yang sangat esensial pada masanya. Kini, lebih dari tujuh dekade kemudian, TAG Heuer menghidupkan kembali komplikasi tersebut dalam format Carrera yang ikonik.
Warisan Nautikal yang Nyata

Akar sejarah Carrera Chronograph Seafarer dapat ditelusuri ke kolaborasi Heuer dengan Abercrombie & Fitch, retailer high-end Amerika yang kala itu melayani yachtsmen dan komunitas outdoor elit. Melalui model Solunar dan Seafarer, Heuer memperkenalkan indikator pasang dan surut yang membantu menentukan waktu terbaik untuk berlayar atau memasuki pelabuhan.
Pada generasi baru ini, indikator pasang surut kembali hadir di subdial pukul 9 dan diatur melalui tombol khusus bertuliskan “TIDE”. Cakram indikator akan berputar mengikuti siklus bulan selama 29,5 hari, menampilkan fase pasang tinggi dan rendah secara presisi—sebuah komplikasi langka yang jarang ditemukan di jam tangan luxury kontemporer.
Desain Glassbox yang Jernih dan Fungsional
TAG Heuer memanfaatkan desain Carrera Glassbox dengan kristal safir melengkung tanpa bezel, menciptakan tampilan dial yang terbuka dan mudah dibaca. Aspek legibilitas menjadi fokus utama, sejalan dengan karakter Carrera sebagai tool watch berperforma tinggi.
Dial champagne opalin menjadi kanvas yang elegan, diperkaya aksen Intrepid Teal—warna ikonik yang terinspirasi dari kapal pemenang America’s Cup 1967. Aksen ini tampil pada jarum jam, counter chronograph, dan indikator pasang surut, sekaligus menghadirkan identitas visual yang kuat. Indeks serta jarum berlapis emas 18K 3N menambahkan nuansa klasik, sementara marker segitiga di pukul 12 mempertahankan ciri khas lini Carrera.
Mesin Baru untuk Komplikasi Spesifik
Nyawa dari jam tangan ini adalah kaliber in-house TH20-04, mesin otomatis yang dikembangkan khusus untuk mengakomodasi fungsi tide indicator. Dilengkapi column wheel dan vertical clutch, mekanisme chronograph bekerja halus dan presisi, dengan cadangan daya hingga 80 jam.
Melalui caseback safir, mesin dapat dinikmati secara visual, lengkap dengan rotor berbentuk perisai TAG Heuer dan ukiran Victory Wreath—simbol kemenangan yang selaras dengan filosofi “Designed to Win”.
Tool Watch yang Bertransformasi Menjadi Lifestyle Luxury
Meski sarat fungsi teknis, Carrera Chronograph Seafarer tetap terasa relevan sebagai jam gaya hidup. Jam ini dibekali bracelet baja seven-row “beads of rice”, reinterpretasi modern dari desain heritage yang terkenal nyaman di pergelangan tangan sekaligus kaya karakter visual.
Sebagai alternatif, TAG Heuer menyertakan strap kanvas berwarna beige yang terinspirasi dari tali rigging kapal layar, dengan lining berwarna Intrepid Teal. Kombinasi ini memperkuat karakter santai-elegan, ideal untuk suasana resort, yacht club, maupun gaya urban yang refined.


