Pada ajang-ajang bergengsi nasional seperti Festival Film Indonesia 2025, Anugerah Musik Indonesia 2025, Bazaar Icon Charity Gala 2025, hingga Busan International Film Festival 2025, red carpet menjadi ruang di mana perhiasan berbicara sebagai bagian dari narasi personal para bintang. Dalam momen-momen tersebut, MONDIAL tampil sebagai pilihan utama perhiasan berlian mewah yang menyempurnakan keseluruhan red carpet look figur publik Tanah Air, menghadirkan keseimbangan antara kemewahan, karakter, dan ekspresi diri.

Festival dan MONDIAL
Di Festival Film Indonesia 2025, perhiasan MONDIAL tampil menonjol lewat detail presisi dan desain berkarakter kuat. Mawar Eva de Jongh hadir anggun dengan anting berlian dan ruby yang berpadu harmonis dengan busana bernuansa klasik modern. Sherina Munaf menghadirkan ekspresi yang lebih berani dan artistik melalui kalung berlian dengan sapphire biru dari koleksi MONDIAL Precious, merefleksikan kepribadiannya yang autentik dan ekspresif.


Realita Kemilau Marissa Anita dan Aurora Ribero
Elegansi yang lebih tenang ditampilkan Marissa Anita melalui pilihan perhiasan berlian bernuansa minimal. Raihaanun memperhalus siluet busananya dengan anting mutiara yang dipadukan dengan berlian, sementara Aurora Ribero tampil segar melalui gelang berlian dari koleksi Realms yang modern dan refined. Setiap pilihan terasa personal, memperkuat karakter tanpa mengaburkan keseluruhan tampilan.

Kemilau Ringgo Agus dan Nicholas Saputra
Di ranah menswear, perhiasan berlian MONDIAL menghadirkan interpretasi yang subtil namun berkarakter. Ario Bayu tampil berwibawa dengan brooch berlian yang memberi sentuhan regal pada tampilan formalnya. Ringgo Agus memperkuat penampilannya dengan brooch berlian MONDIAL saat menerima penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik. Nicholas Saputra, Brand Ambassador MONDIAL sekaligus Creative Director MONDIAL Precious, tampil karismatik dengan Tassel Brooch dari koleksi MONDIAL Precious, sebuah statement piece yang tetap tenang dan refined.

Kilau Suara Afgan
AMI Awards 2025 juga menjadi panggung penting bagi perhiasan MONDIAL dalam merespons gaya para musisi dan pelaku industri kreatif. Afgan tampil berkarakter dengan dua bros berlian berhias precious stones dari koleksi MONDIAL Fantasy, menghadirkan sentuhan glamor yang selaras dengan identitas personalnya di atas panggung.

Eva Celia dan Dian Sastrowardoyo
Pada Bazaar Icon Charity Gala 2025, Dian Sastrowardoyo tampil memukau dengan kalung berlian model layering yang menempatkan safir sebagai center stone, memancarkan aura elegan dan sophisticated. Eva Celia menghadirkan pesona kontemporer lewat anting dan kalung berlian MONDIAL yang minimal namun berkarakter, sementara Renitasari Adrian tampil anggun dengan aksen perhiasan berlian yang refined dan berkelas.

Langkah MONDIAL 2026
Memasuki 2026, tren perhiasan red carpet semakin dipertegas. Statement jewelry pieces yang kuat dari 2025 tetap berlanjut dengan pendekatan yang lebih personal dan ekspresif. Permata berwarna kian populer, berpadu dengan berlian dalam desain yang menggabungkan keberanian visual dan keanggunan minimal. Tren ini menegaskan bahwa perhiasan hadir sebagai refleksi karakter, bukan sekadar simbol kemewahan. Berlian dan precious stones dari MONDIAL tampil sebagai aksen yang memperkuat ekspresi diri, baik dalam balutan gaun glamor maupun tailoring yang sleek.


Makna Red Carpet
General Manager MONDIAL, Leslie Christian Saputra, menegaskan bahwa red carpet adalah ruang ekspresi yang sarat makna. Perhiasan menjadi medium untuk menyampaikan karakter, kepercayaan diri, dan cerita personal. Kehadiran MONDIAL di musim penghargaan ini mengukuhkan posisinya sebagai house of brands perhiasan mewah di Indonesia, dengan standar kualitas tinggi, desain berkarakter, serta craftsmanship yang relevan lintas waktu. Di bawah naungan Central Mega Kencana, setiap perhiasan berlian MONDIAL melalui quality control ketat, menggunakan berlian yang ditambang secara etis dan bebas konflik, menjadikannya bagian dari momen penting yang meninggalkan kesan berkelanjutan.











