Tidak semua parfum diciptakan untuk sekadar memberikan aroma yang wangi. Ada parfum yang mampu membangkitkan kenangan, menghadirkan emosi, bahkan membawa pemakainya seolah berada di sebuah tempat yang hanya bisa dibayangkan melalui imajinasi. Filosofi inilah yang menjadi inti dari Chloé Atelier des Fleurs, koleksi wewangian eksklusif yang merayakan keindahan alam melalui interpretasi para master perfumer.

Luxina berkesempatan menghadiri exclusive Chloé Atelier des Fleurs Experience yang berlangsung di Sonar Di Lusso, Menteng. Ruang yang dikenal dengan desain minimalis dan elegan tersebut disulap menjadi sebuah taman bunga artistik yang mengajak para tamu memasuki dunia Atelier des Fleurs, sebuah koleksi yang memandang bunga bukan hanya sebagai bahan baku parfum, tetapi juga sebagai sumber inspirasi, kenangan, dan emosi.

Mengusung tema “Celebrating the Poetry of Flowers Through Fragrance”, acara ini juga menghadirkan Love Cards Experience, sebuah pengalaman personal yang memungkinkan setiap tamu memilih parfum yang paling mewakili karakter maupun perasaannya. Setiap aroma menjadi sebuah ekspresi, layaknya surat cinta yang disampaikan tanpa kata.
Satu Bunga, Satu Cerita
Berbeda dari banyak koleksi parfum lain yang menggabungkan puluhan bahan dalam satu komposisi kompleks, sebagian besar koleksi Atelier des Fleurs justru menonjolkan keindahan dari satu bunga atau satu bahan utama. Konsep ini membuat setiap parfum memiliki identitas yang sangat jelas dan terasa begitu natural.

Pada kesempatan ini, Chloé menampilkan enam parfum pilihan yang memperlihatkan dua karakter berbeda dalam koleksi Atelier des Fleurs.
Empat di antaranya merupakan interpretasi terhadap satu bahan utama, sementara dua lainnya berasal dari lini yang lebih intens dengan komposisi beberapa notes yang lebih kompleks.
Cedrus Intense, Interpretasi Kayu Cedar yang Lebih Mendalam
Cedrus Intense menghadirkan karakter cedar yang jauh lebih pekat dibanding versi originalnya. Aroma kayunya terasa hangat, elegan, dan kaya tekstur tanpa menjadi terlalu berat.

Di awal semprotan, parfum ini menghadirkan nuansa woody yang bersih dengan sentuhan balsamic yang lembut. Semakin lama dipakai, aroma cedar berkembang menjadi lebih dalam dengan karakter yang creamy dan sedikit resinous, menghasilkan kesan sophisticated yang tetap nyaman dikenakan sepanjang hari.
Parfum ini sangat cocok bagi mereka yang menyukai aroma kayu yang modern, tenang, dan berkelas.
Cedrus, Aroma Kayu yang Bersih dan Menenangkan
Jika Cedrus Intense menghadirkan karakter yang lebih kuat, Cedrus menawarkan interpretasi cedar yang jauh lebih ringan dan transparan.
Aroma kayunya terasa bersih, airy, dan sangat natural, seolah berjalan di antara pepohonan cedar setelah hujan. Tidak terasa maskulin ataupun feminin secara berlebihan, justru memberikan kesan minimalis yang elegan.

Kesederhanaan inilah yang membuat Cedrus menjadi salah satu parfum paling mudah dipadukan dengan fragrance lain dalam koleksi Atelier des Fleurs.
Magnolia Alba, Keindahan Magnolia yang Baru Mekar
Salah satu parfum yang paling menarik perhatian Luxina adalah Magnolia Alba.
Begitu disemprotkan, aroma magnolianya langsung terasa hidup dan sangat realistis. Wewangian bunga putih ini menghadirkan kesan segar, lembut, sedikit creamy, dengan sentuhan green yang membuatnya terasa seperti sedang mencium bunga magnolia yang baru saja mekar di pagi hari.

Tidak ada kesan sintetis yang berlebihan. Justru di sinilah kekuatan Atelier des Fleurs terasa. Aroma bunga dihadirkan dengan sangat natural sehingga memberikan pengalaman yang hampir menyerupai bunga aslinya.
Yang membuat koleksi ini semakin menarik adalah setiap parfum memiliki kisah personal dari sang perfumer. Bunga-bunga tersebut dipilih karena memiliki hubungan emosional atau kenangan tertentu dalam kehidupan mereka, sehingga setiap botol membawa cerita yang berbeda.
Neroli, Kesegaran Bunga Jeruk yang Penuh Cahaya
Neroli menghadirkan aroma bunga jeruk yang cerah, bersih, dan penuh energi.
Di awal, wanginya terasa citrusy dengan sentuhan floral yang ringan. Seiring waktu, aroma tersebut berkembang menjadi lebih lembut dengan nuansa sedikit madu dan green yang membuat parfum ini terasa sangat menenangkan.

Neroli merupakan pilihan sempurna bagi pecinta parfum floral yang tidak terlalu manis. Karakternya terasa effortless, elegan, dan sangat cocok digunakan pada siang hari maupun di iklim tropis.
Tubéreuse Lazuli, Floral Putih yang Intens dan Mewah
Berbeda dari empat parfum sebelumnya, Tubéreuse Lazuli hadir dalam botol hitam yang menandakan karakter lebih intens.
Parfum ini berpusat pada bunga tuberose, namun tidak hanya menampilkan sisi floral yang feminin. Komposisinya diperkaya berbagai notes lain sehingga menghasilkan aroma yang jauh lebih kaya, sensual, dan dramatis.

Di awal, tuberose tampil creamy dan memikat. Perlahan berkembang menjadi aroma floral putih yang kaya dengan sentuhan spicy, balsamic, dan woody yang memberikan kedalaman luar biasa.
Karakternya sangat elegan dan cocok dikenakan untuk malam hari atau acara formal.
Nuit d’Oranger, Perjalanan Aroma yang Terus Berkembang
Jika ada satu parfum yang benar-benar menunjukkan kompleksitas Atelier des Fleurs, maka jawabannya adalah Nuit d’Oranger.
Aromanya dibuka dengan kombinasi citrus yang segar, dipadukan aksen green yang memberikan kesan sangat hidup.

Namun keindahan sebenarnya baru muncul beberapa saat kemudian. Perlahan aroma tersebut berubah menjadi lebih hangat, sedikit smoky, powdery, sekaligus tetap mempertahankan karakter bunga jeruk sebagai pusat komposisi.
Transisi dari satu fase ke fase berikutnya berlangsung sangat halus sehingga menghadirkan pengalaman yang terus berkembang sepanjang pemakaian.
Inilah tipe parfum yang selalu menghadirkan kejutan setiap kali dicium kembali beberapa jam setelah disemprotkan.
Pesona Floral yang Elegan
Di luar enam parfum utama yang dipresentasikan dalam acara ini, Luxina juga menemukan satu aroma yang langsung mencuri perhatian, yaitu Herba Mimosa.
Parfum ini menawarkan karakter yang sangat lembut dengan nuansa powdery, fluffy, dan sedikit creamy yang terasa menenangkan.

Sentuhan floral-nya sangat halus, tidak berlebihan, dan memberikan kesan bersih layaknya kain katun yang baru dicuci, namun tetap dipadukan dengan aroma bunga yang natural.
Herba Mimosa menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menyukai parfum yang intim, lembut, dan nyaman dikenakan setiap hari.
Sebuah Koleksi yang Merayakan Keindahan Alam
Secara keseluruhan, Atelier des Fleurs berhasil menunjukkan bahwa parfum tidak selalu harus rumit untuk terasa mewah. Justru melalui pendekatan yang sederhana, yaitu menampilkan keindahan satu bunga atau satu bahan utama, Chloé berhasil menciptakan koleksi yang memiliki identitas sangat kuat.
Seluruh parfum dalam koleksi ini menghadirkan karakter yang elegan, feminin, modern, dan yang paling menonjol adalah kesan natural yang sulit ditemukan pada banyak parfum floral masa kini.
Setiap aroma memiliki kepribadiannya sendiri. Ada yang segar dan ringan, ada yang lembut dan menenangkan, hingga yang kaya serta penuh karakter. Karena itu, memilih Atelier des Fleurs bukan sekadar memilih parfum, melainkan menemukan bunga yang paling mampu merepresentasikan diri dan cerita pribadi masing-masing.

