Marc Jacobs menghadirkan koleksi yang sangat menarik, sebuah refleksi dari masa lalu yang memengaruhi masa depan yang berani. Koleksi Fall 2026 yang minimalis namun penuh dengan details menarik, yang menunjukkan kemampuan Marc Jacobs untuk terus berkembang.
Koleksi ini diberikan judul “Memory. Loss.”, di mana rangkaian kenangan dan juga rasa kehilangan dari masa lalu memiliki kemampuan yang mendalam untuk membentuk masa depan. Koleksi yang terinspirasi dari kenangan masa lampau ditambah dengan instinct yang modern dari Marc, menghasilkan perpaduan old and new.

Di sini Marc memberikan koleksi yang sophisticated, bermain dengan elemen quirky dan doll-like look 60s, namun ada sentuhan 90s yang minimalis. Menghadirkan koleksi yang lebih wearable, cukup surprising mengetahui betapa eksperimental Marc beberapa tahun belakang. Koleksi yang terasa baru namun sangat familiar.

Familiar itu terasa karena berdasarkan show notes-nya, Marc memberikan daftar 12 referensinya. Dari Yves Saint LaurentCouture 1965 hingga debut Marc Jacobs sendiri di Perry Ellis Spring/Summer 1993, ditambah dengan X-Girl 1994, Stüssy, Helmut Lang Spring/Summer 1995, dan Prada Spring/Summer 1996. Juga berbagai referensi datang dari label Marc Jacobs sendiri dari tahun 1998 hingga 2013 (ada juga referensi dari Marc by Marc Jacobs). Diakhiri dengan inspirasi dari Instagram @Ellen123Ludlow yang merupakan vintage second-hand store, dan juga dokumenter tentang dirinya sendiri yaitu “Marc by Sofia (Coppola)”.

Elemen eksperimental Marc masih terlihat di berbagai pakaian di koleksi ini. Exaggerated shoulders di beberapa lookmemperkuat elemen eksperimental dan distortion Marc sebagai bentuk pembaharuan. Rok satin berstruktur low-waistyang hampir tampak seperti melayang juga menambahkan sentuhan tak terduga. Sementara versi high-waist dari rok berstruktur menciptakan siluet yang lebih tidak biasa bagi para model, namun geometris dan arsitektural.
Marc Jacobs membuktikan bahwa dalam upayanya menciptakan koleksi yang lebih wearable untuk runway-nya, dengan berbagai referensi dan self references-nya, dorongan untuk berevolusi dan mengikuti insting masih tetap kuat. Koleksi ini menjadi pengingat akan warisan visual dan desain Marc Jacobs, sekaligus keberaniannya untuk tampil beda dengan cara yang unik.




