Di kota yang merayakan cinta dalam skala megah, The Westin Surabaya kembali mengukuhkan posisinya sebagai episentrum wedding luxury melalui Westin Wedding Fair ke-5. Digelar pada 6 hingga 8 Maret 2026 pukul 10.00 hingga 22.00 WIB di Westin Grand Ballroom & Convention Center, perhelatan ini telah menjelma menjadi pameran pernikahan terbesar dan paling berpengaruh di Jawa Timur, dengan lebih dari 5.000 pengunjung pada edisi sebelumnya. Lebih dari 150 vendor terkurasi menghadirkan instalasi floral dramatis, presentasi gaun couture, fotografer terkemuka, hingga penataan meja artistik, membentuk narasi kemewahan modern yang berpadu anggun dengan tradisi
.
Tex Saverio & Yogie Pratama
Sorotan tahun ini tertuju pada dua couturier Indonesia, Tex Saverio dan Yogie Pratama, yang akan menghadirkan drama wedding gown berkarakter kuat. Bersama Behind The Vows, pameran ini bertransformasi menjadi panggung berskala nasional, di mana busana pengantin akan menjelma menjadi teater yang hidup. Westin Wedding Fair 2026 sekaligus merefleksikan tren pernikahan 2026 seperti Modern Heritage Elegance yang memadukan tradisi klasik dengan sentuhan minimalis kontemporer, Immersive Floral Installations berskala artistik, Curated Tablescape Storytelling yang puitis, hingga Statement Couture & Personalization sebagai ekspresi identitas. Ditambah Destination Honeymoon Experience dari Bali, Jakarta, dan Jogjakarta serta pengalaman kuliner mulai dari hidangan Tionghoa autentik hingga menu internasional kontemporer.

Grand Prize dari The Westin Weding Fair
Sebagai penutup yang berkilau, dua grand prize eksklusif senilai total IDR 50.000.000 menjadi simbol janji abadi, berupa cincin pernikahan dari Prince Jewelry dan liontin berlian dari Adelle Jewelry. Lebih dari sekadar perhiasan, keduanya merepresentasikan komitmen yang tak terhingga. Seperti yang disampaikan Denny Ristyanto, Multi-property General Manager, Westin Wedding Fair adalah ruang di mana setiap pasangan memulai perjalanan selamanya dalam balutan keindahan, ketulusan, dan keyakinan yang tenang. Di Surabaya, kemewahan kini bukan hanya tentang skala, melainkan tentang makna yang bertahan sepanjang waktu.


