Haider Ackermann untuk Tom Ford Fall/Winter 2026 lanjut merayu dan memikat. Melalui koleksi ini, upayanya untuk terus memuaskan para penggemarnya tidak hanya sekadar berhasil, tetapi juga terasa terjamin. Sebuah tontonan teatrikal slow burn yang sungguh menggoda, bertahan lebih lama dari yang diduga. Membuat penonton menginginkan lebih, terbuka untuk segala macam kejutan.
Menggoda dan Percaya Diri

Seduction di Tom Ford terasa seperti hal yang normal. Pendekatan yang intim, sleek, dan sharp merupakan inti dari merek ini. Sentuhan sederhana dan playful pada ikat pinggang yang miring di pinggang model langsung terasa modern dan sangat menggoda.
Namun, untuk koleksi fall/winter ini, penggunaan kulit dan crocodile embossed menghadirkan lapisan yang menarik. Dimulai dari gaun kulit yang fitted hingga celana dan rok kulit, semuanya mencolok dan terasa mewah sekaligus menggoda. Sementara motif crocodile embossed meningkatkan kenikmatan yang terus diberikan oleh kemewahannya.
Tailored suits khas Tom Ford tentu hadir dalam berbagai iterasi di narasi koleksi ini. Beberapa mens look tampak melepaskan jaket mereka dan menggulung lengan kemeja saat mereka bertiga berjalan berbaris bersama. Berjalan dengan rasa percaya diri yang sekaligus menambah kedalaman aspek teatrikal dari presentasi tersebut.
PVC dan Jeans

Sebuah momen untuk PVC yang cukup menakjubkan secara tidak terduga, dari jaket hingga rok. Menekankan daya pikat yang menggoda melalui pakaian yang hampir terasa ekstrem. Bahan PVC di sini memiliki trim hitam yang terlihat di setiap sisi coat dan jaket. Sedangkan untuk rok, PVC digunakan untuk menonjolkan visual kemeja yang dimasukkan ke dalam rok, undergarment lace, dan stoking hitam. Ada juga perpaduan PVC dengan crocodile embossed yang unik.

Beberapa tampilan dipadukan dengan jeans, yang mungkin diharapkan terlihat santai, namun ternyata tidak. Tampilannya justru terasa seductive sekaligus mengintimidasi untuk dipakai sehari-hari. Rasanya seolah tidak bisa, tetapi juga tidak ingin mengalihkan pandangan dari look tersebut.
Warna-warna yang dominan netral, mulai dari nuansa hitam hingga krem. Beberapa nuansa cokelat juga terlihat dari beberapa look. Ada dua warna tak terduga yang hanya muncul pada dua tampilan, yaitu two-piece berwarna merah dan setelan hijau.

Pada akhirnya, koleksi ini terasa seperti permainan godaan yang dilakukan dengan sangat sadar diri. Haider Ackermann tidak mencoba mengubah DNA Tom Ford secara drastis, melainkan memperlambatnya. Membiarkan setiap momen, siluet, dan tekstur berkembang secara perlahan di depan mata.
Di tangan Ackermann, sensualitas khas Tom Ford tidak hanya bertahan, tetapi kembali terasa tajam, modern, dan sulit untuk diabaikan.




