Ada alasan mengapa makan dim sum terasa seperti sebuah ritual kecil yang menyenangkan: meja dipenuhi keranjang bambu, percakapan mengalir, sementara satu demi satu piring mungil datang membawa kejutan rasa. Di Li Feng, Mandarin Oriental, Jakarta, tradisi tersebut kini hadir dalam pengalaman yang dirancang untuk akhir pekan maupun hari kerja. Restoran Kanton pemenang penghargaan ini memperkenalkan Dim Sum Delights, Signature Lunch Experience, serta pertunjukan musik tradisional Guzheng, menjadikan santap siang dan makan malam bukan sekadar agenda kuliner, melainkan sebuah perjalanan rasa dan budaya.

Dim Sum Delights
Setiap akhir pekan, Dim Sum Delights mengajak para pencinta dim sum menikmati penawaran buy two, get three untuk pilihan dim sum pada pukul 10.30–12.30. Di antara hidangan yang menjadi daya tariknya adalah Li Feng Signature Dim Sum Platter dengan goldfish prawn dumplings, phoenix prawn dumplings, porcini mushroom buns, hingga signature swan dumpling berisi daging bebek lada hitam dan crispy seafood spring rolls. Format ini terasa ideal untuk akhir pekan yang berjalan tanpa tergesa—datang bersama keluarga atau teman, memesan beberapa pilihan untuk berbagi, lalu membiarkan meja perlahan dipenuhi warna, tekstur, dan aroma khas Kanton.


Signature Lunch Experience
Untuk hari kerja, Signature Lunch Experience menawarkan cara yang lebih santai menikmati interpretasi Li Feng atas masakan Kanton. Tamu dapat memilih hidangan pertama dan kedua dengan harga reguler, dilengkapi nasi atau mi serta hidangan penutup secara cuma-cuma untuk pesanan sebelum pukul 12.30. Pilihannya mencakup wok-fried king prawns dengan dark soy sauce, crispy king prawns dengan oatmeal dan salted egg yolk, hingga wok-fried Australian beef tenderloin dengan jamur dalam black pepper sauce. Sementara itu, setiap Sabtu malam dan Minggu siang, alunan Guzheng memberikan lapisan atmosfer yang berbeda—sebuah detail budaya yang membuat makan dim sum, pertemuan keluarga, ataupun perayaan terasa lebih intim.

Li Feng, Mandarin Oriental, Jakarta
Di balik pengalaman tersebut, Li Feng tetap berpegang pada kekuatan utamanya: teknik tradisional Kanton, bahan-bahan premium, dan presentasi yang presisi. Interiornya pun membawa narasi tersendiri, terinspirasi dari sejarah perdagangan rempah antara Tiongkok dan Batavia, sementara tiga private dining rooms menawarkan ruang yang lebih personal untuk perayaan maupun pertemuan khusus. Pada akhirnya, Li Feng bukan hanya tempat untuk menikmati Cantonese cuisine di Jakarta; ia adalah ruang di mana tradisi, rasa, musik, dan sejarah bertemu dalam sebuah pengalaman bersantap yang terasa klasik sekaligus relevan.


