Patek Philippe resmi mengumumkan pameran raksasa WATCH ART Grand Exhibition Milan 2026, yang akan digelar 2–18 Oktober 2026 di Palazzo delle Scintille, CityLife, Milan. Ini akan menjadi pameran terbesar yang pernah dibuat manufaktur independen asal Geneva tersebut, menghadirkan lebih dari 500 mahakarya horologi dari koleksi terkini, Rare Handcrafts, hingga arsip museum berusia berabad-abad .
Langkah memilih Milan bukan tanpa alasan. Italia adalah salah satu pasar historis paling penting bagi Patek Philippe—rumah bagi para kolektor yang terkenal memiliki selera tinggi dan apresiasi mendalam terhadap craftsmanship. Pameran ini menjadi Grand Exhibition ketujuh setelah sebelumnya berlangsung di Dubai, Munich, London, New York, Singapura, dan Tokyo.
Panggung Besar: CityOval di Bawah Kubah 30 Meter
Patek Philippe akan mengambil alih area seluas 2.540 m², menyulap CityOval menjadi dunia imersif yang membawa pengunjung “masuk” ke jantung manufaktur: dari gedung bersejarah Rue du Rhône, fasilitas produksi Plan-les-Ouates, hingga Patek Philippe Museum yang jarang tersentuh publik, sehingga membuat pameran ini seperti horological takeover.
500 Jam, Ribuan Detail, Satu Pengalaman Seumur Hidup

Pada pameran ini, pengunjung akan melihat Seluruh koleksi Patek Philippe saat ini, dari ikon desain hingga komplikasi super rumit. Rare Handcrafts Collection, lengkap dengan demonstrasi langsung teknik enamel, guilloché, marquetry, hingga gemsetting, dan koleksi museum, termasuk beberapa jam tertua di dunia dari abad ke-16.
Area khusus juga akan menampilkan deretan komplikasi tingkat tinggi seperti Grandmaster Chime dengan 20 komplikasi dan Sky Moon Tourbillon—dua karya yang jarang sekali tampil di luar Geneva .
Akan Diluncurkannya Jam Tangan Limited Edition
Mengikuti tradisi Grand Exhibition sebelumnya, WATCH ART Milan 2026 akan menjadi panggung peluncuran serangkaian edisi terbatas. Detailnya masih dirahasiakan, namun para kolektor global sudah mulai menyalakan radar mereka. Jika berkaca dari Singapura dan Tokyo, rilisan Milan dipastikan akan menjadi “barang panas” yang berburuannya mendunia dalam hitungan menit .



