Satu-per-satu jenama fashion mulai merilis koleksi resort, cruise dan semua yang berhubungan dengan plesiran. Musim semi yang akan berganti musim panas dalam beberapa minggu lagi adalah momen untuk menikmati udara laut dengan berlayar, berjemur di pantai atau mungkin menghabiskan waktu seharian di resort wellness luxury yang bermandikann matahari. Dan ini adalah waktu yang tepat untuk bergaya chic penuh warna dan mengekspos kulit agar lebih matang ( baca tan).
Maka, Louis Vuitton yang semua tentang travel, merilis koleksi resort-nya bulan ini. Ada nuansa Riviera, sedikit California, dan sentuhan nostalgia liburan elite era jet-set yang terasa begitu kuat dalam Resort Collection Summer 2026 ini. Koleksi ini tidak dibangun hanya sebagai wardrobe musim panas, melainkan sebagai perjalanan gaya hidup yang bergerak dari pantai, pelarian siang hari, hingga pesta cocktail saat matahari tenggelam.

Louis Vuitton tampaknya memahami satu hal penting tentang summer dressing modern: kemewahan hari ini tidak lagi tampil terlalu formal. Ia hadir lebih santai, lebih personal, namun tetap crafted dengan detail luar biasa. Dan di sinilah koleksi resort terbaru maison Prancis tersebut menemukan momentumnya.
Bab pertama koleksi dibuka dengan energi sporty-chic yang terasa sangat muda dan effortless. Terry-knit ensemble dengan Bermuda shorts tampil santai namun polished, sementara polo tie-dye dalam semburat oranye dan pink pekat membawa mood surfer culture yang diangkat ke level luxury fashion. Oversized jersey T-shirt bergambar es loli setengah dimakan dipadankan dengan swimsuit bermotif floral Monogram ala neo-sixties — playful, nostalgic, dan sangat Instagrammable untuk generasi luxury traveler masa kini.

Salah satu visual paling menarik dalam koleksi ini adalah interpretasi surfer girl versi Louis Vuitton. Mereka tampil dengan triangle swim top bermotif bunga mikro, shorts berpinggang smocked, serta tote bag Antigua warna pasir lengkap dengan leather patch berbentuk V dan luggage tag menyerupai pelampung yacht. Papan selancar bermotif Monogram flower dan logo LV biru laut semakin mempertegas bahwa resort season kali ini bergerak ke arah coastal glamour yang youthful namun tetap sophisticated.
Di tengah suasana santai tersebut, Louis Vuitton tetap menyisipkan craftsmanship sebagai pusat cerita. Maison ini menghadirkan Ace Ball, bola voli edisi terbatas yang dibuat dari 18 panel leather dan Monogram canvas. Sebuah collector piece yang terasa seperti objek seni musim panas. Sementara Bag-Alow tampil lebih eksentrik: tas berbentuk rumah bungalow pantai California dengan detail artisan yang menunjukkan betapa seriusnya Louis Vuitton memainkan fantasi summer escapism.

Salah satu highlight paling refined hadir lewat reinterpretasi Capucines basket bag yang terinspirasi Picnic Trunk tahun 1982. Dibuat dari rotan anyaman tangan menggunakan teknik artisan Prancis, tas ini menangkap esensi luxury summer yang understated namun sangat eksklusif.
Lewat Resort Collection Summer 2026, Louis Vuitton seolah sedang membangun sebuah fantasy itinerary. Dimulai dari pagi di pantai, perjalanan sore melintasi pesisir, hingga pesta malam yang berakhir menjelang dini hari. Sebuah koleksi yang tidak hanya berbicara tentang pakaian, tetapi juga tentang cara menikmati musim panas dengan gaya hidup jet-set yang modern, bebas, dan tetap impossibly chic.




