Home TravelDestinationsBerlibur Sembari Menghirup Getar Art dan Kehidupan di Dalam Hotel Bagai Galeri Seni – MONDRIAN HONG KONG

Berlibur Sembari Menghirup Getar Art dan Kehidupan di Dalam Hotel Bagai Galeri Seni – MONDRIAN HONG KONG

by Syahmedi Dean
0 comments
Bagikan

Pernah terbayangkan untuk berlibur dan menginap di dalam galeri seni? Cobalah bertandang ke Hong Kong, lalu menginaplah di MONDRIAN HONG KONG. Sebuah hotel yang terasa seperti galeri seni hidup, di jantung keramaian kawasan Tsim Sha Tsui, Kowloon, tempat masa lalu dan masa depan asik berseliweran. Hotel ini menghadirkan suasana dinamis tak terduga, santai tetapi vibrant, tenang dengan pemandangan teluk yang menggetarkan.

Getar Art di setiap ruang

Hotel bagai galeri seni ini dipimpin oleh Karin Krautgartner dari byKK Design, menghadirkan karya seni dari berbagai seniman lokal maupun internasional. Konsep desainnya terinspirasi oleh sejarah Hong Kong—dari desa nelayan hingga tradisi penjahit Tsim Sha Tsui—ditransformasi menjadi narasi visual yang sungguh memajakan mata. Setiap detail ruangan dirancang untuk menyalakan imajinasi tamu, seolah memasuki kisah dongeng modern yang berdimensi dan inovasi.

Suite Entertainment

Pemandangan Victoria Harbour dari MONDRIAN HONG KONG

Kamar-kamar di Mondrian Hong Kong dirancang dengan dinding kaca segitiga ikonik yang menyerupai dek kapal, memaparkan panorama memukau ke arah Victoria Harbour dan cakrawala pulau dengan gamblang. Dari sinilah setiap tamu dapat melamun dan terpukau dengan kota—dari gemerlap cahaya neon malam hingga siluet pegunungan yang membingkai pelabuhan. Menurut Krautgartner, setiap momen di dalam ruang hotel adalah potongan kecil dari keajaiban Hong Kong.

Koridor berhiaskan imajinasi laut

Kehidupan lokal dan inspirasi penjahit di Tsim Sha Tsui

Inspirasi dari penjahit Tsim Sha Tsui tampak jelas pada interior kamar. Terutama pada sisi dinding yang dikurasi menyerupai kotak jahit penuh artefak dan objek seni, minibar tersembunyi di dalam pedestal cermin, hingga kamar mandi yang dilapisi ubin Ceppo di Gres menyerupai pantai berbatu Hong Kong. Bahkan cermin di kamar mandi seakan “dijahit” dengan serat optik bercahaya, menegaskan estetika bespoke yang khas. Pada lantai terhampar karpet seperti bahan tweed yang baru digunting dan siap untuk dijahit.

Lobi

Lobi serapan dari dongeng bawah laut

Memasuki lobi Mondrian Hong Kong, tamu disambut dengan langit-langit tinggi dan mosaik kaca spektakuler karya fotografer Christy Lee Rogers, menampilkan penari bawah laut yang magis. Area transisi ini membawa pengunjung ke dunia imajinasi Mondrian—dari lift dengan ilusi cermin berbentuk tangram, hingga lorong dengan ukiran dongeng tentang asal-usul kota pelabuhan.

AVOCA

AVOCA dan Rooftop

Di lantai 38, AVOCA tampil sebagai ruang eklektik dengan mural karya seniman muda Hong Kong, instalasi video, serta lantai hitam-putih yang teatrikal. Dari meja DJ yang tampak melayang hingga karya Simple Bao dan Wong Ting Fung, AVOCA menjelma sebagai panggung seni kontemporer sekaligus destinasi sosial dengan panorama tak tertandingi.

AVOCA

Carna: Steakhouse Modern dengan Sentuhan Joyce Wang

Selain seni dan desain, Mondrian Hong Kong juga menghadirkan pengalaman kuliner tak terlupakan. Carna, restoran steak Italia modern karya maestro daging Dario Cecchini, ditata oleh desainer kenamaan Joyce Wang. Interiornya memadukan langit-langit marmer, lampu dramatis, dan nuansa kosmik yang membuat santap malam menjadi perjalanan sensorial yang elegan dan berkesan.

CARNA

CARNA

AVOCA BAR

King Suites

Mini Bar di dalam kamar

Cermin di kamar King Suite

Mandi berlatar teluk

Cermin dijahit cahaya

Bagikan

You may also like

UA-98339383-1