Di jantung perkebunan anggur paling prestisius di Prancis, sebuah babak baru dimulai, bukan hanya sekadar pembukaan hotel, melainkan sebuah kelahiran kembali yang merayakan warisan, rasa, dan kehalusan yang tak lekang waktu. COMO Hotels and Resorts menghadirkan kembali sebuah properti bersejarah di Bordeaux menjadi COMO Cordeillan-Bages, sebuah destinasi yang menyatukan masa lalu dan visi kontemporer dalam harmoni yang nyaris puitis.
Dibuka kembali pada 1 Mei 2026, properti ini berdiri di Pauillac, kawasan Médoc yang selama berabad-abad menjadi sinonim dengan keunggulan dunia anggur. Namun lebih dari sekadar lokasi, proyek ini adalah pertemuan dua warisan keluarga—COMO dan keluarga Cazes, pemilik Château Lynch-Bages—yang berbagi dedikasi terhadap craftsmanship, presisi, dan kemewahan yang tak pernah berteriak.

Transformasi ini dipimpin oleh desainer Italia, Paola Navone, yang menghidupkan kembali karakter bangunan dengan pendekatan yang subtil namun tegas. Menara-menara kecil dari abad ke-17 tetap menjadi penanda sejarah, sementara interiornya bernafas baru dengan palet material yang hangat, tekstur alami, dan kesederhanaan elegan yang menjadi ciri khas estetika COMO. Setiap dari 28 kamar dan suite, termasuk dua COMO Suites, dirancang sebagai ruang kontemplatif—tenang, refined, dan deeply connected dengan lanskap sekitarnya.
Namun COMO Cordeillan-Bages tidak hanya berbicara tentang desain. Ia adalah destinasi bagi para oenophile—mereka yang melihat anggur bukan sekadar minuman, tetapi ekspresi terroir dan waktu. Kedekatan eksklusif dengan Château Lynch-Bages membuka akses langka ke pengalaman yang biasanya tertutup bagi publik. Di sekelilingnya, terbentang kebun-kebun anggur legendaris, termasuk beberapa dari First Growth Bordeaux yang paling dihormati di dunia.

Di luar itu, kehidupan berjalan perlahan namun penuh karakter. Desa Bages yang telah direstorasi hanya berjarak beberapa langkah, menawarkan butik artisan, bistro hangat, dan ritme kehidupan yang intim. Sementara itu, Route des Châteaux—jalur ikonik yang membentang di Médoc—menjadi pengingat bahwa setiap sudut wilayah ini menyimpan cerita panjang tentang tradisi dan inovasi.
Pembukaan ini juga menandai ekspansi strategis COMO di Prancis, melengkapi portofolionya bersama COMO Le Montrachet di Burgundy dan COMO Le Beauvallon di Saint-Tropez. Namun lebih dari sekadar ekspansi geografis, COMO Cordeillan-Bages adalah pernyataan: bahwa kemewahan hari ini tidak lagi tentang kemegahan yang eksplisit, melainkan tentang pengalaman yang personal, autentik, dan penuh makna.
Di Médoc, di antara barisan anggur yang seolah tak berujung, COMO menghadirkan interpretasi baru tentang quiet luxury—di mana setiap detail berbicara pelan, namun meninggalkan kesan yang mendalam.



