Byredo memulai babak baru dalam perjalanannya di Asia Tenggara dengan meresmikan gerai Byredo pertama di Indonesia, yang berlokasi di Plaza Indonesia, Jakarta. Pembukaan ini, yang berada di salah satu kawasan belanja paling bergengsi di ibu kota, menjadi langkah penting bagi Byredo untuk menjangkau komunitas pencinta wewangian dan gaya hidup modern di Indonesia yang terus berkembang.
Desain gerai Byredo Plaza Indonesia dirancang sebagai sebuah studi tentang batu, proporsi, dan cahaya. Ruang ini menghadirkan suasana yang tenang dan penuh kontemplasi, tempat material, aroma, dan ritual bertemu secara harmonis. Lebih dari sekadar toko, ruang ini mencerminkan esensi Byredo—sebuah brand yang berlandaskan kejernihan, presisi, dan pengalaman.

Fasad depan diwujudkan dalam bingkai batu berskala monumental yang berpadu dengan kaca. Tampil monolitik sekaligus transparan, gestur arsitektural ini menciptakan batas yang tegas antara hiruk-pikuk jalanan Jakarta dan lanskap interior Byredo yang terasa zen dan menenangkan.
Ruang Beraroma yang Bertransformasi Menjadi Arsitektur
Di dalam ruang, semesta produk Byredo terbuka secara jernih dan teratur. Eau de Parfum menjadi pusat utama, sementara koleksi body care dan hand melengkapi ritual keseharian. Lilin rumah disajikan layaknya konstelasi cahaya dan aroma, sementara kategori gifting diposisikan sebagai sebuah persembahan. Setiap kategori dirancang dengan pertimbangan matang, membentuk sebuah dunia Byredo yang utuh.

Di pusat ruang berdiri sebuah island granit yang berfungsi sebagai panggung utama olfaktori. Elemen skulptural ini mendefinisikan ulang makna parfum, mengubahnya menjadi objek sekaligus struktur yang bersifat elemental, arsitektural, dan presisi. Lapisan aroma Byredo ditampilkan dengan kesederhanaan yang disiplin di atas permukaan batu, mencerminkan karakter understated chic yang menjadi ciri khas brand.
Island ini juga mengarahkan alur eksplorasi di dalam ruang, menuntun pengalaman mencium aroma dan menghadirkan cara yang rileks serta organik untuk mengenal setiap fragrance.
Ruang Privat untuk Pertumbuhan dan Spiritualitas
Suasana berubah di area lounge, di mana pengunjung diajak untuk meluangkan waktu, mengeksplorasi dengan tenang dalam kedekatan yang kontemplatif. Dinding dilapisi panel kayu berlapis lacquer berwarna burgundy, menghadirkan kehangatan serta kedalaman visual yang berpadu halus dengan elemen mineral di sekitarnya.

Byredo memandang perawatan diri sebagai sebuah ritual yang sama pentingnya dengan penampilan. Sebuah wastafel granit yang didedikasikan untuk kategori hand menghadirkan dimensi seremonial melalui perpaduan batu, air, dan sentuhan. Karpet anyaman tangan dari merek asal Swedia, Kasthall, melembutkan lantai dengan ragam warna dan pola, menciptakan ruang yang lebih nyaman dan seimbang.
Warna dan material memegang peranan penting dalam keseluruhan desain gerai. Lantai terrazzo membangun ritme mineral, palet krem dan putih yang lembut menyeimbangkan visual, sementara bentangan panel burgundy menghadirkan kedalaman dan kehangatan. Seluruh permukaan di ruang ini—kasar maupun halus, dipoles maupun taktil—berdialog satu sama lain secara harmonis.
Cahaya sebagai Elemen Terakhir yang Menyempurnakan Ruang
Cahaya menjadi elemen penutup dalam komposisi ruang. Pencahayaan tersembunyi dan aksen yang ditempatkan secara strategis menonjolkan geometri arsitektur, memperluas persepsi ruang, serta memungkinkan bangunan melampaui batas fisiknya. Di sini, cahaya tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga memperkuat pengalaman sensorial dan emosional.

Byredo Plaza Indonesia menjadi perwujudan paling utuh dari estetika Byredo. Gerai ini mengundang pengunjung ke dalam ruang di mana aroma, sentuhan, dan cahaya berpadu pada tingkat tertingginya—sebuah pengalaman yang tidak hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan secara mendalam.


