Di lantai tiga Fairmont Jakarta, tepat di jantung Senayan, 1945 Restaurant menghadirkan sebuah pengalaman bersantap yang terasa seperti perjalanan pulang, namun dengan perspektif yang sepenuhnya baru. Di sini, kuliner Indonesia tidak sekadar disajikan, tetapi ditafsir ulang dengan pendekatan kontemporer yang halus, menjadikan setiap hidangan sebagai narasi tentang warisan, rasa, dan evolusi.

Ruang Santap Anak Bangsa
Ruangannya dirancang untuk mengakomodasi berbagai momen, dari makan bersama keluarga hingga pertemuan bisnis yang lebih intim. Namun yang paling terasa justru bukan hanya estetika atau komposisi menu, melainkan kehangatan pelayanan yang membangun rasa kedekatan sejak langkah pertama. Ada kualitas yang sulit didefinisikan, sebuah rasa memiliki, yang membuat pengalaman bersantap terasa personal dan berkesan.

1945 Resep Kebanggaan Nusantara
Menu di 1945 menjadi pusat dari pengalaman ini, dengan hidangan khas yang dirancang penuh presisi. Wagyu Beef Rendang, dimasak selama 72 jam dengan teknik sous-vide, menghadirkan tekstur lembut yang nyaris tanpa usaha, diperkaya dengan serundeng kelapa dan sentuhan cabai yang subtil. Sementara Tuna Collar Rica-Rica membawa kita ke Indonesia Timur, dengan lapisan rasa pedas, segar, dan aromatik yang saling berkelindan. Duck Leg Confit dengan Sambal Madura melengkapi perjalanan rasa ini, menawarkan keseimbangan antara kekayaan rasa, keasaman, dan sedikit manis yang tertata rapi.

Arahan Kuliner Yopi Tumeru
Di balik dapur, Yopi Tumeru memimpin arah kuliner dengan pendekatan yang mengakar pada tradisi namun terbuka pada eksplorasi modern. Pengalamannya di dunia hospitality membentuk gaya memasak yang tidak hanya teknis, tetapi juga intuitif. Ia memahami bahwa hidangan terbaik bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang bagaimana sebuah memori bisa dihidupkan kembali dalam bentuk yang lebih relevan hari ini.

Representasi Indonesia
Melalui visi ini, 1945 menegaskan posisinya sebagai destinasi kuliner Indonesia kontemporer yang signifikan di ibu kota. Seperti yang disampaikan oleh Carlos Monterde, restoran ini bukan hanya merayakan tradisi, tetapi juga menghadirkannya kembali dengan presisi dan kebanggaan. Sebuah ruang di mana Indonesia dipresentasikan dengan elegansi yang tenang, dan setiap detailnya terasa dipikirkan dengan penuh kesadaran.






