Luxina, Seni menemukan medium baru (lagi) untuk hidup, bukan di kanvas, bukan pula di ruang galeri, melainkan melekat pada tubuh sebagai perhiasan yang bergerak. Bvlgari memperkenalkan Eclettica, sebuah statement kreatif yang merangkum keberanian, intuisi artistik, dan keahlian teknis dalam satu lanskap baru high jewelry dan high-end watchmaking.
Lebih dari 150 mahakarya perhiasan, puluhan kreasi bernilai jutaan, serta 15 desain transformable—jumlah tertinggi dalam sejarah maison—menjadi bukti ambisi yang terus melampaui batas. Di pusatnya, sembilan Capolavori tampil sebagai puncak pencapaian, menegaskan definisi baru tentang kemewahan yang tidak hanya dilihat, tetapi juga dirasakan.

Berakar pada kekayaan artistik Roma, Eclettica menjelma sebagai dialog lintas disiplin. Seni patung menghadirkan volume tiga dimensi yang bermain dengan cahaya dan bayangan. Lukisan diterjemahkan melalui komposisi warna batu mulia yang berani dan tak terduga. Arsitektur memberi struktur—ritme, proporsi, dan keseimbangan—yang membingkai keseluruhan narasi visual. Semua bertemu dalam bahasa desain khas Bvlgari yang bebas, ekspresif, dan tanpa kompromi.
Pendekatan eklektik bagi maison ini bukan tren, melainkan metode. Sejak didirikan pada 1884 oleh Sotirio Bulgari, filosofi keberagaman telah menjadi fondasi inovasi. Kontras tidak dihindari, melainkan dirangkul untuk menciptakan harmoni baru. Evolusi estetika sejak era 1950-an hingga kini memperlihatkan bagaimana identitas tersebut terus berkembang, menemukan bentuk-bentuk baru yang relevan dengan zaman.

Dalam lini high jewelry, setiap karya berdiri sebagai objek unik. Seres Scarf necklace, misalnya, memvisualisasikan gerak kain dalam struktur emas putih yang kompleks, terdiri dari lebih dari 1.180 komponen. Batu safir dan zamrud membentuk komposisi warna yang mengalir, sementara sebuah safir Sri Lanka 31,90 karat menjadi pusat perhatian yang dapat dilepas dan diposisikan ulang.
Narasi berbeda hadir pada Secret Garden, di mana safir Padparadscha langka 26,65 karat memancarkan nuansa merah muda dan oranye yang hidup, terinspirasi taman-taman tersembunyi Roma saat senja. Sementara itu, cincin Incontro Segreto menghidupkan kembali motif toi et moi, mempertemukan berlian dan zamrud dalam dialog emosional yang intim dan simbolis.

Ikon Serpenti terus berevolusi melalui berbagai interpretasi. Dari Serpenti Infinia yang menampilkan potongan berlian eksklusif mengikuti anatomi ular, hingga Serpenti Illusio yang bermain dengan ruang negatif untuk menciptakan ilusi bentuk. Pada Serpenti Imperial Heart, sebuah berlian Golconda 30,75 karat menjadi pusat komposisi, membawa aura sejarah yang legendaris.
Ekspresi eklektik ini juga merambah dunia horologi. Jam tangan seperti Notte Stellata Diva menghadirkan langit malam Roma dalam dial yang dihiasi opal hitam, safir, dan berlian. Sementara Pavone Bracelet Watch menerjemahkan keindahan burung merak dalam komposisi warna dan bentuk yang dinamis. Di sisi lain, Serpenti Dea Secret menyembunyikan dial di balik kepala ular, menggabungkan misteri dan teknik dalam satu objek.

Tidak berhenti pada perhiasan dan waktu, Eclettica memperluas visinya ke tas dan parfum. Tas high jewelry dengan detail yang dapat dilepas menghadirkan transformasi dari aksesori menjadi perhiasan. Sementara tiga parfum eksklusif—Architettura, Scultura, dan Pittura—mengolah prinsip seni menjadi komposisi olfaktori yang kompleks, dikemas dalam botol kaca Murano yang diperlakukan layaknya karya perhiasan.
Melalui Eclettica, Bvlgari menegaskan satu hal: kemewahan tidak lagi hanya tentang material, tetapi tentang ide. Tentang keberanian menggabungkan disiplin, merayakan perbedaan, dan menciptakan sesuatu yang hidup—bergerak, berubah, dan terus berdialog dengan zaman.



