Empat dekade bukan sekadar penanda waktu bagi Jacob & Co., tapi juga menjadi momen reflektif sekaligus deklaratif—tentang bagaimana sebuah rumah perhiasan dan horologi membangun bahasanya sendiri, melampaui konvensi, dan pada akhirnya, menciptakan definisi baru tentang cahaya.
Di balik perjalanan ini, visi Jacob Arabo sejak awal memang tidak pernah berhenti pada sekadar “memasang” berlian. Ia ingin mengubah cara berlian itu hidup—bagaimana ia menangkap, memantulkan, dan berbicara melalui cahaya. Dari dorongan inilah lahir sebuah inovasi terbaru yang terasa personal sekaligus revolusioner: Angel Cut.
Nama “Angel” bukan hanya sebagai gimmick tapi berakar dari sosok Angela Arabo—istri sekaligus inspirasi yang telah menemani selama 37 tahun. Angka itu kemudian diterjemahkan menjadi struktur: 37 facets, dipahat dengan presisi matematis yang ketat. Di titik ini, desain bukan lagi sekadar teknik gemologi, melainkan transformasi emosi menjadi geometri.

Angel Cut menjawab sebuah dilema klasik dalam dunia berlian: bagaimana mempertahankan bentuk elegan batu persegi panjang tanpa mengorbankan performa cahaya. Alih-alih menambah jumlah facets seperti pendekatan konvensional, Jacob & Co. memilih jalur yang lebih subtil—mengatur ulang proporsi, sudut, dan alur cahaya dengan disiplin arsitektural.
Hasilnya terasa berbeda sejak pandangan pertama. Cahaya tidak lagi memantul secara agresif, melainkan mengalir. Ada ketenangan dalam kilaunya—luminous, namun terkendali. Efek visualnya menciptakan dimensi yang lebih dalam, dengan kontras yang dilembutkan dan kilau yang terasa kontinu, hampir seperti permukaan yang bernapas.
Keunggulan ini menjadi semakin signifikan ketika ditempatkan dalam konteks haute horlogerie. Dalam ruang terbatas seperti case jam bertatah berlian, akses cahaya sering kali menjadi tantangan. Angel Cut justru menunjukkan disiplin optik yang luar biasa—mempertahankan radiance tanpa kehilangan integritas visual, bahkan dalam struktur paling kompleks.

Angel Cut pertama kali diperkenalkan melalui Billionaire Double Tourbillon Angel Cut—sebuah mahakarya yang sejak awal memang dirancang sebagai batas terjauh dari gem-set watchmaking. Case berukuran 54 x 41 mm dalam balutan white gold itu dihiasi 98 Angel Cut diamonds dengan total lebih dari 51 karat. Dial-nya melanjutkan narasi cahaya melalui komposisi berlian yang hampir tanpa jeda, membingkai dua flying tourbillon yang berputar simetris di posisi 12 dan 6. Di balik kemegahan visual tersebut, berdetak kaliber JCAM50 dengan 460 komponen—sebuah mesin mekanis yang menghadirkan keseimbangan antara estetika dan presisi.
Total 298 berlian dengan berat sekitar 79 karat menjadikan jam ini bukan sekadar objek, melainkan pernyataan. Sebuah dualitas yang kontras namun harmonis: cahaya dan gerak, kemewahan dan ketelitian, emosi dan rekayasa.
Sejak kemunculannya satu dekade lalu, lini Billionaire memang telah menjadi kanvas ekstrem bagi eksplorasi Jacob & Co. Namun dengan Angel Cut, narasinya bergeser. Ini bukan lagi tentang ukuran atau kelangkaan semata, melainkan tentang penciptaan standar baru—tentang bagaimana sebuah rumah tidak lagi mengadaptasi sejarah, tetapi mulai menuliskannya sendiri.
Terbatas hanya 18 unit, Billionaire Double Tourbillon Angel Cut menandai lebih dari sekadar perayaan ulang tahun. Ia adalah manifestasi dari evolusi—ketika cahaya tidak lagi hanya dipantulkan, tetapi dirancang dengan intensi. Sebuah arsitektur baru, di mana setiap facet bukan hanya memecah cahaya, melainkan juga menyimpan cerita.



