Piaget kembali menegaskan dirinya bukan sekadar pembuat arloji (dan perhiasan), tetapi juga sebagai penjaga warisan estetika. Tahun ini, Maison asal Swiss tersebut mempersembahkan The Andy Warhol Watch “Collage” Limited Edition, sebuah penghormatan pada ikon Pop Art yang mengaburkan batas antara seni dan kehidupan: Andy Warhol.
Kemitraan antara Piaget dan The Andy Warhol Foundation for the Visual Arts, yang resmi dimulai pada 2024, kini melahirkan edisi terbatas hanya 50 buah jam tangan. Kolaborasi ini bukan sekadar bentuk nostalgia, tapi adalah interpretasi baru terhadap semangat Warhol — eksentrik, penuh warna, dan selalu menggoda konvensi.
Seni Pop dalam Denyut Waktu

Warhol pernah berkata, “Art is what you can get away with.” Namun bagi Piaget, seni justru adalah hasil dari disiplin, detail, dan dedikasi ekstrem. Untuk menciptakan arloji ini, direktur artistik Piaget Stéphanie Sivrière dan timnya menelusuri arsip Warhol di New York, menyelami setiap pigmen, setiap bingkai, setiap potongan dari imajinasi sang maestro.
Hasilnya adalah sebuah dial yang tak sekadar menunjukkan waktu, tapi menceritakan kisah warna dan keberanian. Terbuat dari marquetry empat batu ornamental — onyx hitam, serpentine kuning Namibia, opal merah muda, dan chrysoprase hijau — komposisi ini membentuk pola abstrak yang terinspirasi dari kolase polaroid Warhol tahun 1986. Sebuah potret diri yang kini hidup kembali, kali ini di pergelangan tangan para kolektor.
Edisi Kolektor: Emas, Mekanika, dan Warisan
Dibalut dengan yellow gold 18 karat berdiameter 45 mm — warna yang sama dengan jam Warhol pribadi tahun 1973 — “Collage” menggabungkan warisan masa lalu dengan sentuhan mekanik masa kini. Di balik keanggunannya, berdenyut kaliber otomatis Piaget 501P1, mesin tipis buatan in-house dengan cadangan daya 40 jam, dihiasi Côtes de Genève dan ukiran potret Warhol yang menjadi inspirasi dial-nya.
Setiap detail adalah pernyataan — mulai dari strap kulit hijau yang matang dan aristokrat, hingga punggung jam dengan sentuhan satin vertikal yang seakan mengajak pemakainya menyentuh waktu.
Dalam semangat Warhol, jam tangan ini menantang definisi klasik kemewahan. Jam tangan ini bukan sekadar the precious thing, tapi sebuah statement artistik — di mana seni dan teknik berpadu dalam simfoni eksklusif. Hanya lima puluh orang di dunia yang akan memiliki kesempatan untuk mengenakan karya ini.


