Di dunia perhotelan mewah, gaya tidak lagi sekadar elemen visual. Ia menjadi bagian dari pengalaman. Inilah semangat yang melandasi peluncuran Le Vestiaire, koleksi wardrobe global terbaru dari Sofitel yang diciptakan bersama desainer Paris, Cordelia de Castellane. Terinspirasi dari aura elegan kota Paris, koleksi ini merumuskan kembali cara berpakaian dalam industri hospitality dengan pendekatan yang memadukan sensibilitas couture dan kenyamanan modern.

Le Vestiaire di seluruh dunia
Le Vestiaire dirancang sebagai ekspresi gaya yang fleksibel bagi lebih dari 25.000 karyawan Sofitel di seluruh dunia, mulai dari Front Office hingga Housekeeping. Alih alih seragam yang kaku, koleksi ini menghadirkan konsep mix and match yang memungkinkan setiap individu mengekspresikan karakter personal mereka, tanpa meninggalkan identitas elegan khas Prancis yang menjadi DNA Sofitel.

Semangat Paris kota mode
Koleksi yang terdiri dari lebih dari 45 potong busana dan berbagai aksesori ini membawa semangat kosmopolitan Paris ke dalam ruang hotel di berbagai destinasi dunia. Setiap properti, dari Sofitel Dubai The Obelisk hingga Sofitel Legend Metropole Hanoi dan Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, dapat mengkurasi kombinasi wardrobe yang mencerminkan budaya lokal sambil mempertahankan sentuhan French elegance yang konsisten.


Seragam yang fleksibel
Salah satu kekuatan desainnya terletak pada fleksibilitas siluet. Potongan seperti Gilet Cintré dapat dipadukan dengan celana berlipit atau rok midi, menghadirkan berbagai kemungkinan tampilan yang menyesuaikan bentuk tubuh, preferensi personal, serta kebutuhan mobilitas sehari hari. Pendekatan ini memperlihatkan keyakinan Sofitel bahwa kemewahan sejati selalu bersifat personal.

Cordelia de Castellane dari Paris
Dalam merancang koleksi ini, Cordelia de Castellane membawa pengalaman panjangnya dalam dunia couture Prancis. Ia terlibat langsung dalam sesi workshop dan fitting bersama para “Heartists” Sofitel, istilah yang digunakan untuk menyebut para karyawan hotel. Proses kolaboratif ini memastikan setiap desain mempertimbangkan kenyamanan, gerak tubuh, serta ekspresi individual yang beragam di berbagai budaya.

Warna-warna elegan dan ramah
Secara visual, Le Vestiaire dibangun di atas palet warna elegan seperti navy blue, coconut milk, beige, dan denim blue. Siluet tailoring klasik diperkaya aksesori ekspresif seperti belt dan scarf brooch yang menampilkan simbol Cultural Link, logo ikonik Sofitel yang melambangkan jembatan antarbudaya. Motif monogram Sofitel juga diinterpretasikan ulang menjadi pola grafis eksklusif yang muncul pada scarf, kemeja, gaun, hingga dasi.

Sofitel dan Committed Luxury
Lebih dari sekadar koleksi seragam, Le Vestiaire juga mencerminkan filosofi Committed Luxury dari Sofitel. Setiap potong busana dirancang dengan material berkualitas, daya tahan tinggi, serta kemungkinan perbaikan yang memperpanjang umur pakainya. Dalam pendekatan ini, keberlanjutan tidak dilihat sebagai kompromi, melainkan sebagai bentuk kemewahan modern yang menghargai keindahan yang bertahan lama.

Maud Bailly, CEO of Sofitel, MGallery and Emblems:
“We are entering a moment when Sofitel has fully regained its pride, at a time when so many of our hotels are being beautifully renovated – such as Sofitel New York, Sofitel Montreal Golden Mile, and many more – and when new Sofitel properties are opening around the world as true flagships of the brand. It was essential to me that our teams – the very essence of luxury – could also benefit from this new era of beauty. It felt only natural that they should shine more than ever. I am delighted by this collaboration with Cordelia de Castellane, who has perfectly captured the spirit of a refined, timeless wardrobe, celebrating French elegance and luxury.” Maud Bailly, CEO of Sofitel, MGallery and Emblems

Cordelia de Castellane, French fashion designer:
“The idea is simple: pick and choose a look that fits the right place and the right position. Most importantly, I knew I didn’t want to lock people into a specific uniform. Sofitel is a great French brand that has set out on an adventure and has truly established a legacy.”



