Tren self care saat ini telah berkembang jauh melampaui sekadar rutinitas merawat tubuh. Konsumen kini semakin mencari produk yang mampu mencerminkan karakter, emosi, hingga cerita pribadi mereka. Melihat perubahan tersebut, The Bath Box kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran dua koleksi hand cream terbaru, yaitu 365 Flower Hand Cream dan Minis Hand Cream, sekaligus meresmikan flagship store terbaru di Summarecon Mall Bekasi 1 yang menawarkan pengalaman berbelanja lebih personal dan interaktif.

Sebagai salah satu brand body care lokal yang dikenal mengusung pendekatan natural dan mindful, The Bath Box menghadirkan produk yang tidak hanya berfokus pada fungsi perawatan kulit, tetapi juga memberikan ruang bagi penggunanya untuk mengekspresikan diri melalui desain, makna, serta cerita di balik setiap koleksi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman self care yang terasa semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Hand Cream yang Mengangkat Makna di Setiap Hari
Melalui koleksi 365 Flower Hand Cream, The Bath Box menghadirkan konsep yang terinspirasi dari keyakinan bahwa setiap hari dalam satu tahun memiliki makna tersendiri. Setiap tanggal direpresentasikan oleh ilustrasi bunga yang dikurasi secara khusus, sehingga setiap kemasan memiliki identitas yang unik.
Keistimewaan lainnya terletak pada proses pembuatannya. Seluruh ilustrasi bunga dikerjakan secara manual oleh ilustrator lokal di Bali, memperlihatkan komitmen The Bath Box terhadap nilai craftsmanship sekaligus mendukung karya kreatif lokal. Produk ini tersedia dalam tiga aroma utama, yaitu Bloom, Floriental, dan Poem, yang kemudian dilengkapi tiga pilihan aroma terbaru berupa Goji, Cherry, dan Vetiver, sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai karakter masing-masing.

CEO sekaligus Co-Founder The Bath Box, Nikolaus Kristama, menjelaskan bahwa konsumen masa kini tidak hanya mencari produk dengan performa yang baik, tetapi juga produk yang mampu merepresentasikan identitas mereka.
Karena itulah, hand cream terbaru ini dirancang bukan hanya nyaman digunakan sebagai pelembap harian, melainkan juga membawa cerita serta makna di balik setiap desainnya, sehingga menciptakan hubungan emosional yang lebih dekat dengan penggunanya.
Minis Hand Cream, Koleksi Kecil dengan Karakter Besar
Selain menghadirkan 365 Flower Hand Cream, The Bath Box juga memperkenalkan Minis Hand Cream, versi yang lebih ringkas, ringan dibawa, sekaligus tampil lebih ekspresif.
Berbeda dengan produk konvensional, koleksi ini hadir sebagai collectible gift yang memungkinkan setiap orang memilih desain yang paling sesuai dengan dirinya maupun orang terdekat. Total terdapat 151 desain unik yang dibagi ke dalam kategori Adult, Teen, dan Kids.
Beragam desain tersebut menghadirkan simbol-simbol yang akrab dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari inisial nama, shio, zodiac signs, hingga berbagai ilustrasi lain yang memungkinkan setiap hand cream terasa lebih personal. Dengan pendekatan tersebut, produk tidak lagi sekadar menjadi kebutuhan perawatan kulit, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi diri maupun hadiah yang memiliki nilai emosional.
Flagship Store Baru Hadirkan Personalized Hand Cream Experience Pertama di Indonesia
Peluncuran produk terbaru ini juga bertepatan dengan pembukaan flagship store The Bath Box di Summarecon Mall Bekasi 1.
Store terbaru ini menjadi langkah penting bagi perusahaan dalam menghadirkan pengalaman retail yang lebih menyeluruh. Tidak hanya menjadi tempat berbelanja, flagship store tersebut dirancang sebagai ruang eksplorasi, di mana pengunjung dapat menemukan produk yang paling sesuai dengan karakter dan preferensi mereka.


CMO sekaligus Co-Founder The Bath Box, Angelinda Fransisca, menjelaskan bahwa perusahaan ingin menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih personal melalui berbagai fasilitas yang memungkinkan konsumen membangun koneksi emosional dengan produk yang mereka pilih.
Salah satu daya tarik utama store ini adalah hadirnya First Personalized Hand Cream Experience di Indonesia. Melalui konsep tersebut, konsumen dapat memilih berbagai desain hand cream berdasarkan makna maupun karakter yang paling dekat dengan diri mereka.
The Gift Atelier, Sentuhan Personal Sekaligus Dukungan bagi UMKM Lokal
Pengalaman berbelanja di flagship store juga semakin lengkap dengan kehadiran The Gift Atelier, sebuah area gifting eksklusif yang memungkinkan setiap hadiah dipersonalisasi melalui hangtag spesial.


Menariknya, seluruh hangtag dibuat bersama Jejen Zainal atau Pak Zaenal, artisan lokal dari Pasar Tebet. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata dukungan The Bath Box terhadap keberlangsungan pelaku UMKM lokal sekaligus memperlihatkan bagaimana personalisasi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan komunitas kreatif Indonesia.
Lebih dari Satu Dekade Mengembangkan Wellness Lokal
Didirikan pada tahun 2013, The Bath Box berangkat dari keyakinan bahwa produk body care yang efektif tetap harus lembut di kulit, memiliki manfaat jangka panjang, serta cocok digunakan oleh pemilik kulit sensitif. Filosofi Natural, Powerful, and Timeless menjadi fondasi dalam setiap formulasi yang mereka kembangkan.

Selama lebih dari 13 tahun, The Bath Box terus memperluas portofolionya melalui produk-produk yang menggabungkan bahan alami dengan formulasi modern. Salah satu produk ikoniknya, Goats Don’t Lie, bahkan telah terjual lebih dari satu juta unit.
Sementara itu, lini terbaru 365 Flower Hand Cream juga menunjukkan respons positif dari pasar dengan mencatatkan penjualan lebih dari 4.800 unit hanya dalam 14 hari pertama sejak diluncurkan. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa konsumen Indonesia semakin mengapresiasi produk body care yang tidak hanya menawarkan manfaat fungsional, tetapi juga pengalaman yang personal, bermakna, dan mampu mencerminkan identitas diri.


