Di tengah lanskap gaya hidup luxury Jakarta yang terus berkembang, The St. Regis Jakarta menghadirkan interpretasi baru mengenai ritual Afternoon Tea melalui kolaborasi eksklusif bersama Augustinus Bader. Bertempat di The Drawing Room, pengalaman ini tidak hanya berbicara tentang cita rasa, tetapi juga tentang ketenangan, presisi, dan seni menikmati waktu secara perlahan. Mengambil inspirasi dari filosofi Profesor Augustinus Bader dan teknologi TFC8® yang terkenal secara global, Afternoon Tea ini menjadi pertemuan harmonis antara sains regeneratif dan tradisi hospitality klasik khas St. Regis.


Executive Pastry Chef Kevin Lee – The St. Regis Jakarta
Di bawah arahan Executive Pastry Chef Kevin Lee, setiap sajian dirancang dengan pendekatan yang terasa refined sekaligus kontemporer. Deretan menu gurih seperti Beef Tataki dengan mushroom duxelles serta scallop marinasi miso dan seaweed menghadirkan dimensi rasa umami yang lembut dan elegan. Sementara itu, pilihan dessert seperti White Chocolate Tart berlapis warna biru alami dari spirulina, Matcha Opera, hingga Matcha Lemon Scone memberi sentuhan visual yang modern namun tetap sophisticated. Penggunaan mushroom, algae, green tea, dan bahan bernutrisi lainnya menciptakan pengalaman kuliner yang terasa selaras dengan filosofi skincare Augustinus Bader yang mengedepankan keseimbangan dan ketelitian.


Kolaborasi Quiet Luxury
Kolaborasi ini berlangsung mulai 11 Mei hingga 18 Juni dan menjadi salah satu destinasi Afternoon Tea paling menarik di Jakarta musim ini. Lebih dari sekadar ritual minum teh sore, pengalaman ini menawarkan bentuk quiet luxury yang terasa intim dan personal, di mana teknik kuliner, estetika, dan atmosfer berpadu secara seamless. Di The St. Regis Jakarta, Afternoon Tea bersama Augustinus Bader hadir sebagai perayaan modern atas seni menikmati hidup dengan ritme yang lebih tenang dan penuh makna.





