Keindahan sering hadir sebagai kejutan yang terasa tidak terduga. Ia muncul dari detail yang tampak acak, lapisan yang bertumpuk, serta potongan yang seolah tidak saling berkaitan namun akhirnya menemukan harmoni. Pada koleksi terbaru Erdem Moralıoğlu untuk Erdem Fall 2026/27 “The Imaginary Conversation“, obrolan tekstur acak, keacakan yang dirancang dengan presisi. Berkecamuk, tetapi dijahit rapi. Spontan, tetapi terkurasi dengan kesadaran penuh.

Dua Dekade Erdem
Dipresentasikan di Tate Britain pada 22 Februari 2026, koleksi ini menandai dua dekade perjalanan Erdem dalam mode. Alih retrospektif konvensional, sang desainer memilih membuat mashup memorinya sendiri. Ia membangun dialog antara muse masa lalu, arketipe sejarah, dan serpihan arsip personal yang diterjemahkan ulang dengan medium tekstil variatif. Seru dan riuh, tapi teratur lentur.

Obrolan Hayal
Tema “The Imaginary Conversation” bergerak seperti perpustakaan pribadi yang hidup. Referensi terasa intelektual, studious, puitis namun rough dramatis. Lapisan era sejarah bertemu seperti wallpaper tua yang terkelupas di sebuah mansion lama ditempel dengan kotak-kotak tartan. Bahan leather kuat, ber-drape seperti tercubit-cubit floral 3D. Dari baju berbahan motif paisley tetiba ada terikut bahan denim biru, usil centil. Erdem menyusun fragmen fragmen tersebut menjadi narasi emosional yang terasa sangat personal sekaligus relevan.

Craftmanship untuk Fall Winter Collection
Kekuatan koleksi ini terletak pada craftsmanship yang hampir terencana. Gaun dibangun dari sampel bordir arsip lama, seolah masa lalu diperbaiki dan dihidupkan kembali. Siluet menonjol hadir dalam gaun kolom kuning berhias kristal, crinoline renda krem, korset denim berpermata yang dipasangkan dengan rok floral, hingga tweed yang terurai memperlihatkan slip satin. Tailoring maskulin berupa mantel longgar dan blazer mannish menciptakan keseimbangan terhadap feminitas renda dan sutra yang intens.





















Foto: Kendam.com


