Luxina, Dalam episode terbaru ‘Reborn Series: Iconic Stories’ dari Bvlgari, Damiano David menunjukkan sisi yang lebih personal dari dirinya. Alih-alih membicarakan bagaimana menjadi ikon, vokalis band Måneskin ini justru menggali makna lebih dalam tentang evolusi dirinya. Disutradarai oleh Chelsea McMullan, episode ini terasa seperti jurnal visual yang memikat. Damiano menolak untuk mengejar status ‘ikon’ demi citra semata. Baginya, yang lebih penting adalah menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
Sebagai bagian dari kampanye Eternally Iconic, serial ini juga memerlihatkan koleksi perhiasan Bvlgari berevolusi dan tetap relevan seiring berjalannya zaman. Dalam episode ini, Damiano tampil mengenakan beberapa koleksi klasik, yaitu kalung dan gelang Tubogas Classic dalam emas kuning 18 karat. Selain itu, rangkaian Serpenti Viper dari anting hingga cincin dengan detail pavé yang subtle. Tiap elemen seakan merefleksikan babak baru elegan dalam perjalanan pribadi Damiano.
Reborn Series ini menunjukkan perubahan dan pencarian makna bisa menjadikan seseorang ikonik, tanpa harus memaksakan glamor. Lewat Damiano, Bvlgari membingkai ulang makna ‘ikonik’. Ini bukan soal pencitraan, melainkan soal keberanian untuk terus berkembang. Gayanya yang berani, tak terikat tren, dan berkarakter maksimal terasa selaras dengan desain abadi koleksi Serpenti dan Tubogas


