Setelah tiga tahun sejak penyelenggaraan WATCH ART Grand Exhibition di Tokyo, Patek Philippe akhirnya mengungkap destinasi berikutnya. Kali ini, rumah horologi asal Jenewa tersebut memilih Milan sebagai panggung bagi penyelenggaraan WATCH ART Grand Exhibition 2026, sebuah edisi yang sejak awal diposisikan sebagai yang terbesar dalam sejarah pameran global mereka.
Berlangsung pada 2–18 Oktober 2026 di CityOval, Milan, pameran ini akan menempati area hampir 2.900 meter persegi dengan 15 ruang tematik yang membawa pengunjung menelusuri seluruh universe Patek Philippe. Bukan hanya koleksi jam tangan terbaru, tetapi juga sejarah manufaktur, proses pembuatan movement, seni dekoratif, hingga para artisan yang menjaga tradisi horologi Jenewa selama hampir dua abad.

Pengumuman ini sekaligus menandai ambisi baru Patek Philippe. Jika selama ini WATCH ART dikenal sebagai pameran yang memperkenalkan dunia manufaktur kepada publik, edisi Milan membawa skala tersebut ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya. Sekitar 500 timepieces dan objek horologi akan dipamerkan, termasuk keseluruhan koleksi produksi saat ini, lebih dari 90 mahakarya dari Patek Philippe Museum di Jenewa, demonstrasi langsung para master watchmaker, hingga ruang khusus yang didedikasikan bagi chiming watches dan super complications.
Pilihan terhadap Milan juga mengandung pesan yang lebih besar. Dalam keterangannya, Patek Philippe menyebut Italia sebagai salah satu pasar paling bersejarah sekaligus rumah bagi para kolektor yang memiliki apresiasi tinggi terhadap craftsmanship, desain, tradisi, dan inovasi. Karakter tersebut dinilai merepresentasikan filosofi yang terus dipegang manufaktur sejak 1839: tradition of innovation.


Dengan kata lain, Milan bukan sekadar kota penyelenggara. Kota ini diposisikan sebagai lokasi yang mampu menjembatani dunia horologi dengan budaya desain, seni, dan luxury yang telah lama menjadi identitas Italia.
Sebagai gambaran awal mengenai apa yang akan ditampilkan, Patek Philippe memperkenalkan dua karya unik dari koleksi Rare Handcrafts yang akan tampil perdana di Milan. Yang pertama adalah “Burano” Ref. 992/193J-001, sebuah pocket watch yang mengabadikan pulau Burano di Venesia melalui perpaduan teknik cloisonné enamel, flinqué enamel, paillonné enamel, guilloché, dan hand engraving. Yang kedua adalah “Sicilian Oranges” Ref. 20179M-001, dome table clock yang menggambarkan lanskap kebun jeruk Sisilia dengan panorama Palermo melalui teknik Grand Feu cloisonné enamel dan miniature painting on enamel, memperlihatkan tingkat penguasaan seni dekoratif yang menjadi ciri khas Patek Philippe.

Namun kedua karya tersebut tampaknya hanyalah pembuka. Patek Philippe telah mengonfirmasi bahwa WATCH ART Grand Exhibition Milan 2026 juga akan menjadi panggung peluncuran sejumlah limited editions yang disiapkan khusus untuk pameran ini. Detailnya masih dirahasiakan dan baru akan diumumkan mendekati pembukaan acara.
WATCH ART Grand Exhibition Milan 2026 menunjukkan bagaimana Patek Philippe terus memperluas cara publik memahami horologi. Jam tangan tidak lagi hanya dipresentasikan sebagai instrumen mekanikal atau objek koleksi, melainkan sebagai hasil pertemuan antara rekayasa teknik, seni dekoratif, warisan budaya, dan keahlian manusia. Melalui edisi terbesar yang pernah mereka selenggarakan, Patek Philippe menegaskan bahwa masa depan horologi tidak hanya dibangun lewat inovasi teknis, tetapi juga melalui kemampuan menjaga nilai-nilai yang membuatnya tetap relevan lintas generasi.


