Chemena Kamali memperkenalkan debut sinematiknya yang romantis dan terinspirasi dari era 80an. Untuk Resort 2026, Chloé mengajak kita untuk terus membayangkan kembali sosok Chloé girl di masa kini. Meskipun Kamali tidak menghadirkan pengalaman sinematik secara harfiah, ia berhasil menyampaikan feeling of cinema melalui fotografi yang ditangkap dengan nuansa yang nostalgic dan indah. Terinspirasi dari fotografi Jerman yang moody serta era Chloé di bawah Karl Lagerfeld pada tahun 1980an, koleksi ini menghadirkan visi yang berani namun tetap romantis untuk perempuan Chloé masa kini.
Kekuatan dalam Diam dan Pesona

Difoto oleh Johnny Dufort, kampanye ini menekankan pencahayaan dramatis dan pose yang bergaya, memperkuat akar sinematik dan energi naratif dari koleksi ini. Gambar-gambarnya terasa seperti potongan dari film yang bergerak lambat, seolah angin membantu menghidupkan tiap adegannya. Beberapa busana tampak mengalir bersama angin, sementara yang lain berdiri kokoh, dengan rambut para model yang tertiup halus. Ini adalah bentuk daya tarik yang seductive dan kuat, romantis namun bukan dalam kelembutan, melainkan dalam ketegasan. Latar yang moody berpadu dengan palet warna yang kaya dan optimistis: hijau hutan, oker, burgundy, dan biru navy pekat, menambahkan dimensi emosional dan kejutan visual.
Estetika 80an dengan Napas Baru

Terinspirasi kuat dari era 80an, siluet dalam koleksi ini tampil tegas namun tetap lembut melalui permainan tekstur dan gaya. Bahu yang kokoh dan sculptural, jaket Spencer pendek, pinggang yang disempitkan, serta celana ramping menciptakan gaya elegan yang konsisten di seluruh tampilan. Outerwear menjadi salah satu sorotan utama: plongé leather puffers yang mewah, jaket shearling yang lembut, mantel dengan ikat pinggang, hingga structured peacoats yang penuh kehadiran. Di sisi lain, gaun georgette yang ringan, slip satin berenda, dan celana capri memberikan gerakan serta kontras, menghadirkan kelembutan di balik struktur. Aksesori yang tampil refined namun bernuansa nostalgia, sleek bowling bags, retro clogs, dan gantungan kecil yang halus menyempurnakan tampilan dengan percaya diri yang tenang. Styling topi pun menjadi sorotan, dengan topi ala pillbox turban khas era 80an yang menghadirkan siluet kuat namun tetap romantic. Memberi kesan cinematic sekaligus anggun, seolah menggabungkan nuansa militer halus dengan sentuhan bohemian yang terkontrol.

Chloé Resort 2026 oleh Chemena Kamali adalah masterclass dalam memadukan nostalgia dan modernitas, sinematik bukan lewat pertunjukan besar, melainkan melalui suasana, narasi, dan nuansa emosional. Ini adalah undangan puitis untuk melihat perempuan Chloé bukan lagi sekadar sebagai muse, melainkan sebagai tokoh utama.
Dibandingkan koleksi Resort Chloé sebelumnya, koleksi kali ini terasa lebih membumi dan penuh intensi. Namun meskipun lebih grounded, esensi Chloé tetap kuat melalui aksesori dan siluet khasnya. Menyaksikan Chemena Kamali berkembang dan semakin percaya diri dalam mengeksplorasi sejarah rumah mode ini sekaligus memodernkannya tanpa kehilangan identitas adalah hal yang menarik. Koleksi ini terasa seperti sebuah pernyataan puitis: perempuan Chloé bukan lagi hanya inspirasi, dia adalah tokoh utama dari ceritanya sendiri.





