
Biyan mempersembahkan koleksi Spring/Summer 2026 berjudul “A Chromatic Reverie”, sebuah persembahan visual yang tak hanya indah secara visual, namun penuh dengan makna. Koleksi ini menjadi lanjutan dari perjalanan panjang Biyan dalam mempertahankan identitas klasiknya, sekaligus menjawab tantangan zaman dengan semangat modernitas. Kombinasi berbagai motif, sulaman yang khas, dan teknik detail yang begitu halus dan kompleks membuat koleksi ini tetap terasa sangat Biyan, meski berada di tengah era modern yang terus berubah.
Jejak Budaya dan Sentuhan Alam dalam Imajinasi Kontemporer

Inspirasi utama dari koleksi ini adalah pertemuan antara warisan budaya Indonesia dan gaya modern kontemporer, namun alam juga memegang peran penting dalam membentuk narasi visualnya. Hal ini tercermin kuat dalam set panggung yang dramatis. Sepetak tanah besar yang diselimuti lumut dan tanaman hijau yang menggantung di tengah ruang, menciptakan suasana hutan mimpi yang hidup. Nuansa natural ini turut hadir dalam motif dan sulaman pada busana, menampilkan bentuk-bentuk organik seperti sulur tanaman, bunga liar, dan pola yang menyerupai dedaunan. Koleksi ini mengeksplorasi keindahan warna dan emosi, menghadirkan nuansa ungu lilac, biru zamrud, saffron, dan emas. Siluet dan motif yang terinspirasi dari Art Nouveau, tanaman merambat, serta geometri organik menciptakan garis desain yang melampaui batas antara alam dan arsitektur. Tekstur tie-dye ala shibori turut memperkuat palet warna yang bergeser dari lembut ke intens, menciptakan kesan nostalgia yang sangat puitis.
Siluet dan Tekstur yang Menyentuh Emosi

Siluet dalam koleksi ini berkisar dari potongan tajam yang maskulin hingga drapes yang lembut dan feminin. Biyan menggunakan bahan-bahan mewah seperti sutra, taffeta, beludru, renda Prancis, dan jacquard untuk menciptakan kontras antara struktur dan kelembutan. Potongan eksperimental, layering yang artistic namun modern, serta permainan tekstur dan kilau membuat koleksi ini hidup di antara ketegasan dan kelembutan. Embelishment khas seperti kristal, manik-manik tebal, bordir emas, hingga aksen logam dan macramé menambah nuansa kaya dan intim pada tiap busana, seolah membawa kisah pribadi di setiap helaian kain.

A Chromatic Reverie mencerminkan keyakinan Biyan bahwa keindahan bukan hanya soal bentuk, namun juga tentang warisan, identitas, dan perasaan. Dalam koleksi ini, kenangan berubah menjadi bentuk, dan bentuk menjadi sesuatu yang dapat dikenakan, dirasakan, dan diwariskan. Di saat yang sama, koleksi ini juga terasa lebih ringan dan modern dibanding musim-musim sebelumnya. Sebuah pendekatan yang lebih fashion forward dan bahkan lebih youthful dalam spirit-nya. Namun, meski berani tampil lebih segar, koleksi ini tetap terasa sangat Biyan yang kaya akan emosi, detail, dan keanggunan.





