Ada sesuatu yang istimewa ketika sebuah jam tangan tak sekadar menjadi instrumen penunjuk waktu, melainkan bagian dari narasi sejarah. Breitling, jam tangan asal Swiss yang namanya identik dengan gaya hidup marine dan aviasi, kembali menegaskan posisinya di panggung haute horlogerie lewat Premier B25 Datora 42 Diamond Jubilee Edition—sebuah edisi terbatas yang tidak hanya merayakan ulang tahun ke-60 Singapura, tetapi juga dua tahun kehadiran butik flagship Breitling di Raffles City, Singapura.
Hanya tersedia 60 unit, menjadikan jam tangan ini bukan sekadar collectible piece, tetapi juga simbol penghormatan bagi negara yang modernitas dan semangat inovasinya sejalan dengan DNA Breitling.
Dial Burgundy Pertama di Koleksi Premier: Elegansi yang Tidak Berusaha Mencuri Perhatian, Namun Sulit Dilupakan
Elemen paling mencuri perhatian dari edisi Diamond Jubilee ini adalah dial burgundy—warna yang hangat, dalam, dan memiliki nuansa aristokrat yang jarang terlihat pada lini Premier. Warna ini bukan pilihan sembarang; ia merupakan interpretasi modern dari merah pada bendera Singapura, menghadirkan sentuhan nasionalisme tanpa menjadi gimmick.
Dipadukan dengan strap kulit alligator hitam berpola tone-on-tone, keseluruhan estetika jam ini terasa matang, maskulin, dan quietly luxurious—jenis kemewahan yang dipahami hanya oleh mereka yang mengapresiasi craftmanship mendalam.
Sebuah Mesin dengan Jiwa 1940-an, Disempurnakan Teknologi Modern

Mengusung Breitling Manufacture Calibre B25, Datora ini merupakan definisi dari komplikasi klasik yang disajikan secara modern. Jam tangan ini menghidupkan kembali semangat Premier era 1940-an ketika Willy Breitling merancang koleksi yang menjadi jembatan antara fungsi teknis dan gaya elegan.
Calibre ini adalah COSC-certified chronometer, dengan column-wheel chronoggraph dan daya simpan tenaga hingga kurang lebih 48 jam. Komplikasi lengkap—day, date, month, dan moon-phase—ditempatkan dalam komposisi dial yang seimbang dan mudah dibaca. Moon-phase di posisi 6 menambah nuansa romantis dan “old-world charm” pada jam yang sesungguhnya sangat kontemporer.
Detail yang Menegaskan Keistimewaan: “ONE OF 60”
Pada caseback baja yang dilengkapi sapphire crystal, tertera dua ukiran penting:
“DIAMOND JUBILEE EDITION” dan “ONE OF 60”. Dalam dunia kolektor, satu ukiran dapat menjadi pembeda antara jam biasa dan jam yang dicari selama bertahun-tahun. Breitling mengemasnya sebagai pernyataan: ini bukan jam tangan untuk pasar massal—tapi adalah karya untuk mereka yang memahami arti kelangkaan.
Lebih dari Sekadar Jam Tangan: Sebuah Ritualitas Koleksi
Untuk melengkapi pengalaman eksklusif ini, pemilik akan menerima SG60 special gift berupa passport sleeve dari kulit full-grain dengan warna senada burgundy. Sebuah detail kecil, namun sangat “Premier”—refined, fungsional, dan memproyeksikan rasa perjalanan yang penuh gaya.
Breitling Premier B25 Datora 42 Diamond Jubilee Edition adalah bentuk penghormatan kepada Singapura, sekaligus bukti bagaimana sebuah maison jam mewah mampu merangkai sejarah, estetika, dan inovasi menjadi satu objek yang layak dirayakan.
Dengan jumlah yang sangat terbatas, jam tangan ini bukan hanya pernyataan gaya, tetapi juga investasi emosional: sebuah kapsul waktu yang menangkap momen penting dalam perjalanan negeri. Bagi kolektor dan pencinta horologi, ini adalah salah satu rilisan yang—dalam bahasa para kolektor—“jangan sampai dilewatkan”.



