Bertengger megah di atas tebing kapur Uluwatu yang menghadap Samudera Hindia, di Mare di Karma Kandara menawarkan pengalaman bersantap yang memadukan keindahan alam, teknik kuliner tinggi, dan keramahan personal khas #ExperienceKarma. Dengan hanya 50 kursi, suasananya begitu intim dan berkelas, terlebih setelah pembaruan desain bergaya pesisir Amalfi yang menampilkan unsur kayu alami, ubin laut, dan sentuhan linen putih yang melambai. Makan di sini bukan sekadar acara, melainkan perayaan rasa dalam latar yang menenangkan dan penuh keanggunan.

Chef Stefan di Mare Karma Kandara
Dipimpin oleh Chef Stefan Thietz yang berasal dari Cape Town dan dibentuk oleh budaya memasak api terbuka serta hasil laut segar, dapur di Mare kini menghidangkan Signature Menu baru yang tetap berakar pada tradisi Italia namun dengan sentuhan kontemporer. Bersama Group Executive Chef Joseph Antonishek, ia menghadirkan sajian seperti wood-fired pizza, risotto lembut, dan pasta buatan rumah, lengkap dengan inspirasi mingguan yang menggali resep-resep otentik dari perjalanan mereka di Italia – dari seabass ala Romawi kuno hingga Bolognese rustic dan polenta ayam ala Campania.

Affogato dan cita rasa Riviera
Tak kalah memikat adalah bagian dessert-nya. Cicipi A Brillo—versi menggoda dari affogato dengan espresso martini, atau cheesecake limoncello yang segar dan semifreddo hazelnut mascarpone dengan anggur madu. Di Mare juga menyuguhkan acara tematik setiap minggu yang patut dinanti: Paella & Sangria di hari Senin, Rayunan Royal Dinner pada Rabu, serta Giro Beatzza tiap Kamis dengan DJ dan pizzookie favorit sebagai penutup.

Sarapan bersama Mentari
Buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 23.00, di Mare mengundang para tamu untuk sarapan matahari terbit hingga makan malam diterangi cahaya lilin. Baik untuk santapan romantis, perayaan keluarga, atau eksplorasi rasa lewat menu khusus, di Mare tetap konsisten menghadirkan kehangatan, perhatian, dan cita rasa yang menjadi jiwa dari Karma Kandara.









