Dari 17 November hingga 25 Desember 2025, ada geliat fashion di Hong Kong; FASHION TO RECONNECT: A Tale of Two Style Capitals menghadirkan interaksi seru antara Hong Kong dan negeri Italia, dua kutub gaya yang dibuat bersatu dalam visi keberlanjutan. Diselenggarakan oleh City University of Hong Kong bersama Fondazione Pistoletto Cittadellarte, dengan dukungan Camera Nazionale della Moda Italiana, proyek ini mempertemukan 9 desainer Hong Kong dan 16 maestro Italia dalam pameran yang bukan sekadar display, tapi immersive journey tentang estetika yang bertanggung jawab. Di sini, fashion menjadi jembatan: dari craftsmanship Milano hingga energi urban Kowloon.

Third Paradise: Filsafat Seni cerminan kota
Terinspirasi konsep Third Paradise karya Michelangelo Pistoletto—simbol rekonsiliasi antara manusia dan alam—enam instalasi seni raksasa akan menghiasi landmark Hong Kong: dari Sophia Loren House di Wan Chai hingga Hong Kong Cultural Centre. Instalasi ini, yang pernah dipamerkan di Markas PBB dan ibu kota global lainnya, hadir dalam bentuk digital video dan struktur fisik, mengajak warga kota menemukan kembali harmoni di tengah beton. Edisi Hong Kong menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Third Paradise—sebuah pernyataan bahwa keberlanjutan bisa lahir dari jantung metropolitan.

Di Balik Layar Kreasi Sadar Lingkungan
Pada 25 November-24 Desember, ArtisTree di Taikoo Place berubah menjadi ruang dialog material dan makna. Kurator Tiziano Guardini menghadirkan karya-karya yang merefleksikan pertukaran budaya: dari teknik daur ulang khas Italia hingga reinterpretasi warisan Tiongkok oleh desainer Hong Kong. Setiap garment bercerita tentang conscious choices—bahan organik, produksi etis, dan warisan budaya yang tidak lekang waktu. Pameran ini membuktikan bahwa fashion bukan sekadar permukaan, melainkan medium perubahan sosial.

Masa Depan Fashion di Tangan Kolektif
Untuk memperdalam kolaborasi, FASHION TO RECONNECT mengadakan symposium dan seminar di Soho House Sheung Wan (27-28 November). Hadir sebagai pembicara: Paolo Naldini (Direktur Fondazione Pistoletto), Sara Sozzani Maino (Duta Mode Italia), dan para pemikir sustainability. Mereka akan membedah strategi eco-design, manajemen sumber daya, dan kolaborasi lintas sektor—sebuah upaya merumitkan narasi sederhana tentang “fashion hijau” menjadi gerakan budaya yang multidimensi.

Visi Akademis Hong Kong dan Italia
“Proyek ini adalah contoh nyata kolaborasi lintas sektor yang memperkuat positioning Hong Kong sebagai creative hub ‘Timur Bertemu Barat’,” tutur Prof. Alfred Tat-kei Ho, Dekan CLASS CityUHK. Sementara Prof. Esterina Nervino, Koordinator Proyek, menekankan bahwa inisiatif ini lahir dari penelitian mendalam tentang luxury, seni, dan keberlanjutan. FASHION TO RECONNECT bukan sekadar event—ia adalah cetak biru untuk masa depan fashion: inklusif, reflektif, dan berani menantang status quo.



