Di ruang megah Carrousel du Louvre, rumah mode Schiaparelli memperkenalkan koleksi Fall Winter 2026 2027 bertajuk The Sphynx. Direktur Kreatif Daniel Roseberry menghadirkan suasana yang rada misterius namun glory dan sarat intensitas visual. Jika sebelumnya rumah mode ini identik dengan teatrikalitas yang eksplosif, kali ini Roseberry memilih pendekatan yang lebih terkendali, memadukan fantasi surealis dengan kedisiplinan ready-to-wear yang terasa masih ditepi-tepi haute couture.

Mood sinematik di runway
Mood koleksi ini terasa sinematik sejak langkah pertama model di runway. Siluetnya memanggil memori estetika film klasik, terutama dunia visual yang kerap diasosiasikan dengan karya karya Alfred Hitchcock. Ada aura ketegangan yang halus, seperti adegan yang bergerak perlahan namun penuh makna. Busana tidak berteriak, tetapi berbicara dengan nada yang rendah, tenang, dan penuh kepercayaan diri.

Wanita-wanita Schiaparelli
Bayangan figur seperti Grace Kelly atau Tippi Hedren terasa hadir dalam konstruksi koleksi ini. Perempuan yang dibayangkan Roseberry bukan sosok yang membutuhkan dramatisasi berlebihan. Ia tampil dengan kontrol penuh atas dirinya sendiri, mengenakan jaket bahu tajam, mantel panjang yang tegas, serta garis pinggang yang dipahat dengan presisi.

Sisi Klasik Daniel Roseberry
Struktur menjadi tulang punggung keseluruhan koleksi. Jaket dengan bahu kuat, mantel hitam yang memanjang elegan, dan setelan krem bergaya pertengahan abad menghadirkan kesan disiplin yang nyaris arsitektural. Namun dalam kerangka klasik itu, Roseberry menyisipkan distorsi halus yang membuat setiap busana terasa hidup dan tidak sepenuhnya dapat ditebak.

Trompe l’oeil – pengecoh mata
Salah satu kekuatan utama koleksi ini terletak pada permainan ilusi. Teknik trompe l’oeil menjadi bahasa visual yang dominan. Mantel denim menghadirkan motif bulu yang sebenarnya hanya berupa cetakan, sementara panel tulle transparan dimasukkan ke dalam sweater rajut dan celana tailoring sehingga kain tampak seolah melayang di atas kulit.

Ilusi Material
Efek ilusi tersebut diperkuat oleh eksplorasi material yang tidak biasa. Kain rajut membentuk garis tubuh dengan sensualitas yang subtil, sementara plissé cair menciptakan gerakan lembut yang kontras dengan struktur tailoring yang tegas. Busana tampak kokoh dari kejauhan, tetapi berubah menjadi ringan dan fleksibel ketika dikenakan.

Aksesori Berlapiskan Imajinasi
Aksesori koleksi ini menambah lapisan imajinasi yang khas Schiaparelli. Sepatu kitten heels dengan bentuk menyerupai kucing mendesis, tas dengan cakar burung berlapis emas, hingga anting lingkar perak dengan ornamen siput menghadirkan humor surealis yang menjadi ciri khas rumah mode ini. Detail tersebut terasa seperti objek kecil yang memecah kesunyian visual koleksi.

Ketenangan berlevel “The Sphynx” di Paris Fashion Week
Pada akhirnya, The Sphynx adalah eksplorasi tentang kekuatan ketenangan. Koleksi ini tidak bergantung pada spektakel besar untuk meninggalkan kesan mendalam. Dengan mood elegansi sinematik, struktur tajam, dan ilusi material yang cerdas, Daniel Roseberry berhasil menghadirkan Schiaparelli yang terasa misterius, modern, dan diam diam memikat perhatian.



















