Tebaran dedaunan palem dan monstera yang dihinggapi rama-rama kuning yang cantik terlihat indah dan berkilau, mereka bagaikan sehamparan taman gemerlap, yang terhampar rapi di atas sebentang hijab. Nama hijab ini: “Eden in Love”, seharga Rp 374.800.000,-. Harga yang begitu mencengangkan bagi kultur hijab yang selama ini ada. Harga bervariasi dalam rentang ratus hingga puluhan juta. Hijab-hijab ini terdapat di butik Bawal Exclusive, label hijab premium asal Malaysia, secara resmi membuka butik perdananya di Indonesia di bulan April 2026 ini. Butiknya berada di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, mewah dan bersih, berbeda dengan butik-butik tekstil yang mengelilinginya.

Gemerlapnya Hijab saat ini
Butik ini hadir sebagai tujuan baru bagi para penikmat modest wear yang mencari kualitas sekaligus pernyataan estetika. Lebih dari sekadar butik, kehadirannya terasa seperti sebuah pernyataan posisi, bahwa Jakarta kini menjadi salah satu pusat gravitasi penting dalam percakapan mode hijab global. Menurut Haliza Maysuri, pendiri jenama ini, Jakarta dipilih karena memiliki perkembangan modest wear yang matang dan dinamis. Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Kota ini telah lama menjadi ruang di mana tradisi dan modernitas bernegosiasi dengan elegan, menciptakan gaya yang tidak hanya relevan secara lokal tetapi juga memiliki resonansi global.

Modest Luxury
Menariknya, butik ini tidak diposisikan sebagai cabang biasa. Ia hadir sebagai headquarters boutique untuk Indonesia, sebuah pusat yang dirancang untuk nantinya akan menjadi poros ekspansi ke berbagai kota-kota lain di Indonesia. Langkah ini sekaligus membuka babak baru dalam distribusi dan pengembangan jenama modest luxury di pasar domestik. Bagaimana dengan para Hijab Maker di Indonesia? Saatnya bangkitkan harga setinggi awan telah tiba.

Hijab dari Malaysia, Kreatifitas Indonesia
Meski berangkat dari lisensi Malaysia, seluruh produk yang dipasarkan di Indonesia dikerjakan secara lokal, mulai dari desain hingga proses aplikasi kristal. Pendekatan ini menghadirkan dimensi yang lebih dalam, bukan hanya soal produksi, tetapi juga tentang kepercayaan terhadap kapasitas kreatif industri dalam negeri. Ada ruang bagi talenta lokal untuk berpartisipasi, tumbuh, dan membentuk identitasnya sendiri dalam ekosistem global.

Bawal Exclusive
Nama Bawal Exclusive sendiri telah lama dikaitkan dengan kemewahan yang nyaris ikonik. Ia sudah memegang rekor hijab termahal di dunia, dengan harga mencapai lebih dari Rp400 juta per piece. Nilai tersebut bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari detail yang presisi, penggunaan kristal Swarovski dari Austria, serta material Japanese cotton voile yang dikenal ringan, sejuk, dan jatuh dengan sempurna. Peresmian butik ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan Kedutaan Besar Austria, Alexander Eherer, bersama para pendiri brand dan jajaran direksi.


Dari Kuala Lumpur bergemerlapan di Jakarta
Didirikan di Kuala Lumpur pada 1998 oleh pasangan Mohd Rosli Awang dan Haliza Maysuri, Bawal Exclusive terus mempertahankan pendekatan craftsmanship yang nyaris meditatif. Setiap hijab dipotong, dijahit, dan dihias secara manual, menjadikannya bukan hanya produk, tetapi juga objek dengan nilai artistik. Di Jakarta, narasi itu menemukan ruang barunya, berkembang dalam konteks yang lebih luas, sekaligus menegaskan bahwa modest wear hari ini bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan ekspresi gaya hidup yang penuh kesadaran.




