Ada jam tangan yang menunjukkan waktu, ada pula jam tangan yang mengubah cara kita memandang waktu. Piaget Sixtie jelas masuk kategori kedua—sebuah pernyataan seni, perhiasan, dan sejarah yang membaur dalam satu harmoni desain.

Diluncurkan di Watches and Wonders 2025, Sixtie bukan sekadar jam tangan baru. Ia adalah perjalanan waktu menuju akhir 1960-an, era di mana Piaget berani “melakukan yang belum pernah dilakukan sebelumnya” dan mengguncang dunia haute horlogerie dengan koleksi 21st Century. Dari tangan desainer legendaris Jean-Claude Gueit lahirlah bentuk trapezoid yang kala itu mengejutkan, seberani gaun trapeze Yves Saint Laurent. Hampir enam dekade kemudian, bentuk itu kembali, bukan sebagai nostalgia semata, tapi sebagai interpretasi baru akan feminitas bebas yang anggun dan tak terduga.
Saya melihat Sixtie bukan hanya sebagai alat penunjuk waktu, tapi sebagai cerminan filosofi Piaget: jam tangan adalah perhiasan terlebih dahulu, baru kemudian penunjuk waktu. Gelang emasnya yang lentur, tersusun dari mata rantai trapezoid yang saling mengait, membungkus pergelangan tangan dengan kelembutan namun tetap memancarkan cahaya dramatis. Bezel-nya yang bergaris gadroon mengingatkan pada koleksi ikonis Piaget yang pernah menjadi milik Andy Warhol—ikon yang juga hidup di persimpangan seni dan fashion.

Dial satin dengan angka Romawi dan indeks emas memancarkan kemurnian desain, sementara bentuk asimetrisnya menawarkan dinamika visual yang tidak akan Anda temukan di jam konvensional. Sixtie adalah jam yang tidak memohon perhatian, tapi akan selalu memikat pandangan mereka yang mengerti. Tanpa sengaja, jam tangan ini berukuran kecil, 29 mm x 25.3 mm, ukuran yang sedang diminati tinggi di pasar jam tangan luxury dan generasi muda.
Ini adalah jam untuk perempuan yang tahu siapa dirinya—yang tidak mengikuti arus, tapi membentuk arus. Perempuan yang menganggap waktu bukan sebagai angka di dial, tetapi sebagai rangkaian momen berharga yang ia pilih sendiri.
Seperti setiap karya dari Ateliers de l’Extraordinaire, Sixtie adalah hasil pertemuan keterampilan langka, pengerjaan tangan tanpa kompromi, dan keberanian kreatif yang sudah menjadi DNA Piaget sejak 1874. Ia bukan sekadar bagian dari koleksi, tapi sebuah ikon baru yang siap menorehkan cerita sendiri di pergelangan tangan mereka yang terpilih. Sixtie adalah undangan untuk tidak hanya melihat waktu, tapi memakainya—seperti mengenakan kebebasan, kemewahan, dan sejarah dalam satu sentuhan emas.



