Ketika Anda kecil dulu, apakah Anda tergolong anak yang betah bermain sendirian di dalam ruangan, menata semua mainan sebagai tokoh-tokoh dalam dunia imajinatif? Anda bisa menyusun boneka atau sembarang benda apa saja, membangun alur cerita, mengatur adegan, dan menciptakan dialog layaknya seorang sutradara film. Betapa menyenangkannya masa itu. Setiap mainan memiliki karakter, latar belakang, dan peran tertentu, membentuk sebuah narasi hidup di dalam pikiran yang cuma Anda sendiri yang tahu. Seniman Joko Nastain, dari Yogyakarta, membangkitkan kembali kemampuan kanak-kanaknya tersebut, memindahkannya ke atas kanvas, dan memamerkannya di V&V Gallery, Jakarta.

Dunia Joko Nastain Yang Lega
Imajinasi penyutradaraan Joko begitu ramai dan riuh, metropolitan, dengan tokoh-tokoh super hero, dinosaurus, botol kecap, hingga kolam renang di dalam buku. Semua terserak tanpa bersinggungan di dalam ruang rumah yang sepi, yang cat dindingnya tidak rata dan apa adanya khas rumah-rumah papan di desa. Joko membangun dunia yang lega menyenangkan, dalam kesendirian kanak-kanak. “Di kanvas tersebut memang gambaran rumah masa kecil saya. Di sana orang tua saya enggak membatasi, membiarkan mainan berserakkan. Orangtua saya dari desa tetapi sedari kecil mereka tidak membatasi saya untuk berimajinasi, mereka membebaskan saya memilih kesenangan saya.” Ujar Joko.

Another World si Sutradara Cilik
Layaknya semua anak-anak yang selalu senang berenang dan main di genangan air, Joko pun tak tinggal diam, setiap cekungan ia jadikan kolam renang, apakah itu cekungan di dalam belahan buah alpukat. di dalam bolongan roti, di dalam panci, hingga di bawah kursi. Hasilnya terkesan jenaka sambil melawan ironi hidup yang sepi. Setiap figur menjejak bumi dengan mantap karena masing-masing mereka diberi bayangan hitam tegas dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Real tapi surreal. Pameran ini sendiri berjudul ‘ANOTHER WORLD’. Dan kita terbawa ke dunia Joko Nastain, terbang dengan pajama suit menuju tempat tidur yang jauh.

Masa Kecil yang Powerful
Sejak kapan Joko Nastain bergembira ria dengan imajinasinya ini? “Dulu karya saya, terlalu berat-berat. Sekarang ini jaman sudah terlalu rumit dengan masalah-masalah yang kita dengar di sosial media, maka saya ingin berkarya yang ringan-ringan, mudah diartikan, karya yang mengajak kembali ke masa kecil kita yang tanpa beban, yang bersenang-senang sendiri, dengan ruang-ruangan pribadi yang dijadikan untuk berimajinasi.” Ujar Joko di hari pembukaan pameran. Usaha Joko ini memang semakin banyak bermunculan saat ini, usaha untuk mengurangi beban kehidupan yang dipikul orang dewasa dengan cara menarik lagi kenyataan bahwa betapa powerful nya kita semua ketika masih kanak-kanak.

Another World nya V&V Gallery
Karya-karya Joko Nastain ini bisa dibilang berenergi positive vibes, energi yang bisa menyebar dan mengajak kita tersenyum ketika kita memandangnya sendirian di dalam ruang. Energi anak-anak yang menyutradarai dunia. Di pameran ‘ANOTHER WORLD’ ini, Joko tidak berpameran sendiri, V&V Gallery juga mengajak satu seniman lain, bernama Fauzan, juga dari Yogyakarta. Pameran berlangsung sejak tanggal 9 Agustus dan akan berakhir di tanggal 6 September 2025.









