Komitmen Hilton untuk memperluas portofolio resor mewah global terus bergulir dengan kehadiran Waldorf Astoria Bali yang akan dibuka di Nusa Dua pada akhir 2027. Dengan 71 vila eksklusif dan 68 suite elegan, resor ini menggabungkan kemewahan modern dengan akar budaya lokal Bali, menawarkan destinasi tepi laut yang bukan hanya menawan secara visual, tetapi juga menggugah secara emosional. Waldorf Astoria Bali hadir sebagai perwujudan gaya hidup mewah yang imersif dan personal, menjanjikan perjalanan kuliner, wellness, dan budaya yang tak terlupakan.
Waldorf Astoria Bali dan kekuatan kuliner
Pusat gravitasi Waldorf Astoria Bali adalah kekuatan kulinernya. Resor ini menggandeng Chef Dave Pynt, sosok di balik kesuksesan The Ledge by Dave Pynt di Waldorf Astoria Maldives Ithaafushi. Di Bali, ia akan menghadirkan konsep modern barbecue dengan sentuhan kayu bakar yang otentik—memadukan teknik fine dining dengan cita rasa lokal. Sentuhan khas Pynt yang berani akan membawa lanskap kuliner Nusa Dua ke babak baru yang lebih berkarakter dan berkelas dunia.
Simbol evolusi hospitality
Dengan rekam jejak restoran Michelin di Shanghai, Beijing, dan Xiamen, serta kolaborasi bersama tokoh kuliner dunia seperti Clare Smyth dan Daniel Boulud, Waldorf Astoria terus menetapkan standar baru dalam pengalaman gastronomi mewah. Hadirnya Waldorf Astoria Bali bukan hanya memperkuat posisi Hilton di Asia Pasifik, tetapi juga menjadi simbol evolusi hospitality yang mengedepankan koneksi emosional, craftmanship, dan eksplorasi rasa dalam nuansa kemewahan yang otentik


