Untuk keempat kalinya di panggung The Langham Fashion Soirée, Liliana Lim kembali membawa bahasa lekukan bahan dan kelembutannya melalui koleksi Florilegium 2026/2027. Berasal dari bahasa Latin yang berarti kumpulan bunga pilihan, Florilegium menjadi metafora perjalanan kreatif Liliana, setiap rancangan dikembangkan, disempurnakan, lalu dibentuk menjadi sepotong gaun elegan. Bukan sekadar gaun malam, melainkan sepotong pakaian indah yang mengutamakan karakter pemakainya, bukan pakaian yang ‘memakan’ pemakainya.

Moulage & Drapery
Sebanyak 30 rancangan gaun malam memperlihatkan kekuatan teknik yang selama ini menjadi identitas Liliana Lim. Moulage dan drapery tetap menjadi fondasi, namun kali ini berkembang dengan pengayaan detail artistik yang menyerupai rangkaian bunga dengan konstruksi rumit. Taffeta, jacquard, organza, satin, dan crinoline digunakan untuk membangun volume serta struktur, sementara kristal dan mutiara ditempatkan secara subtil sebagai aksen cahaya. Dari asymmetrical one-shoulder dress hingga structured dress, setiap siluet memperlihatkan konsistensi sekaligus eksplorasi.

Florilegium Liliana Lim 2026/2027
Yang menarik, Florilegium Liliana Lim 2026/2027 menawarkan cara berbeda memandang musim semi. Bukannya pakaian penuh bunga berwarna cerah di bawah matahari, Liliana membayangkan bunga-bunga yang justru bermekaran ketika malam tiba. Palet hitam, perak, emas, off-white, dan merah menghasilkan atmosfer yang dramatis namun elegan. Dengan dukungan aksesori EPAJEWEL, koleksi ini terasa seperti sebuah antologi visual: setiap busana memiliki karakter sendiri, tetapi semuanya berbicara dalam satu bahasa tentang kesabaran, presisi, teknik, dan keberanian untuk terus mengeksplorasi bentuk.


















