Kehadiran dua parfum terbaru KENZO INDIGO akhirnya resmi menyapa pasar Indonesia, menghadirkan nuansa tenang, artistik, dan penuh kedalaman yang menjadi identitas rumah mode asal Paris tersebut. Luxina mendapat undangan khusus untuk merasakan langsung pengalaman pertama bersama KENZO HOMME INDIGO dan FLOWER INDIGO by KENZO di pop-up booth KENZO Parfums di Fashion Atrium, lantai GF Kota Kasablanka. Momen ini menjadi perayaan bagi para pecinta parfum yang mencintai aroma dengan karakter halus, tekstural, serta terinspirasi dari keindahan alam.

Di dalam pop-up booth yang didominasi palet indigo, para pengunjung diajak menyelami konsep “Indigo State of Mind”—perpaduan antara ketenangan, kreativitas, dan kultur Jepang yang selama ini menjadi inspirasi visual KENZO. Duet parfum terbaru ini memperkenalkan cara baru dalam merasakan kesegaran, sensualitas, dan sifat mineral yang lembut melalui komposisi olfaktori yang dikembangkan oleh para master perfumer ternama.



KENZO HOMME INDIGO: Perpaduan Iris, Laut, dan Leather yang Sensual
KENZO HOMME INDIGO adalah Eau de Parfum yang lahir dari pertemuan antara alam dan haute couture. Diciptakan oleh Quentin Bisch, sang master perfumer menghadirkan reinterpretasi baru dari aroma laut—lebih modern, bertekstur, dan penuh kedalaman.

Aroma dibuka dengan marine accord yang terasa hidup, segar, namun halus. Tidak sekadar akuatik biasa, marine accord versi baru ini dibentuk ulang dengan karakter lebih intim, seakan mencerminkan aroma kulit yang baru keluar dari air. Pada jantung parfum, hadir Iris dengan nuansa creamy dan woody, menciptakan sensualitas lembut yang menjadi karakter utama parfum ini. Iris yang digunakan terasa elegan, bersih, dan memiliki dimensi couture yang sangat khas.
Di fase akhir, parfum menghangat melalui leather accord yang memperkuat sensualitasnya. Leather di sini bukan tipe yang pekat, tetapi lebih halus, memberikan sentuhan hangat pada kombinasi kayu-kayuan di base. Hasilnya adalah aroma yang modern, maskulin, namun tetap lembut dan artistik.

KENZO HOMME INDIGO juga hadir dengan komposisi 95% bahan alami—sebuah pernyataan komitmen terhadap keberlanjutan. Desain botolnya menampilkan lacquer biru opak dengan efek tekstur matte, seolah botol tersebut dicelupkan dalam tinta indigo. Siluet bambu ikonik tetap dipertahankan, menciptakan harmoni antara tradisi dan inovasi.
FLOWER INDIGO by KENZO: Iris Berbalut Indigo Ink dan Mineral Accord yang Berkilau
FLOWER INDIGO by KENZO membawa pendekatan baru dalam keluarga FLOWER BY KENZO dengan komposisi floral ambery yang diberi sentuhan mineral dan tekstur lembut. Eau de Parfum ini menjadi penghormatan kepada warna budaya Jepang yang paling ikonis: indigo blue, atau Japanese blue—warna yang selama berabad-abad digunakan dalam seni pewarnaan tekstil tradisional seperti denim Jepang.

Dikembangkan oleh perfumer Ane Ayo dan Florian Gallo, parfum ini menangkap atmosfer indigo melalui kehadiran Iris yang “ditintai” Indigo Ink. Di bagian tengah, Iris tampil sebagai “blue gold of perfumery”—elegan, powdery, dan woody pada saat yang bersamaan. Karakternya penuh kedalaman, lembut, sekaligus menyatu indah dengan komposisi amber yang melingkupinya.
Bagian dasar parfum semakin memikat dengan mineral accord of Indigo Ink yang berpadu dengan nuansa smoky dan leathery dari Blue Vanilla. Kombinasi ini menciptakan aroma yang adiktif, sensual, dan sangat modern. Tidak seperti floral pada umumnya, FLOWER INDIGO hadir dengan pendekatan yang lebih atmosferik dan bertekstur, membuatnya terasa kontemporer dan berbeda dalam lanskap parfum floral.

Desain botolnya mempertahankan siluet ramping khas rangkaian FLOWER BY KENZO, namun kini dalam warna indigo pekat. Bunga poppy—yang selama ini identik dengan merah—ditransformasikan menjadi simbol senja biru Jepang, menghasilkan visual yang puitis sekaligus avant-garde.
Pop-Up Experience di Kota Kasablanka: Menyelami Dunia Indigo
Pengalaman mencoba kedua parfum di pop-up booth KENZO Parfums terasa seperti memasuki dunia visual dan olfaktori yang dirancang dengan presisi. Dominasi warna indigo, tekstur natural, dan tata cahaya lembut membawa indera ke suasana yang tenang dan meditatif. Luxina mendapatkan kesempatan untuk menjelajah setiap lapisan aroma secara intim, membuat pengalaman ini bukan sekadar peluncuran parfum, tetapi sebuah perjalanan estetika.


Kehadiran KENZO HOMME INDIGO dan FLOWER INDIGO by KENZO di Indonesia menandai babak baru bagi KENZO Parfums dalam menghadirkan aroma yang tak hanya indah, tetapi juga artistik, sadar lingkungan, dan membawa narasi budaya yang kuat. Kedua parfum ini diciptakan untuk mereka yang mencari kedalaman emosional, tekstur, dan gaya yang halus tanpa kehilangan sentuhan modernitas.


